LEBAK, CNC MEDIA – Pembangunan bronjong penahan tebing Sungai Cidurian di Desa Mayak, Kecamatan Curugbitung, resmi terealisasi pada Selasa (21/7/2026). Kehadiran infrastruktur vital ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang selama ini khawatir terhadap ancaman erosi dan luapan air sungai.
Camat Curugbitung, Lia Nurlaila, melalui Sekretaris Camat (Sekmat) Curugbitung, Aji Firmansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya.
“Terealisasinya pembangunan bronjong Sungai Cidurian di Desa Mayak merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah Kabupaten Lebak terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga kami di Kecamatan Curugbitung,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan bronjong ini sangat krusial untuk mencegah abrasi susulan yang berpotensi merusak pemukiman warga maupun lahan pertanian di sekitar aliran Sungai Cidurian.
Sekmat juga menegaskan pentingnya menjaga dan memelihara fasilitas penahan banjir tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Mayak diminta aktif melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi fisik bronjong serta mengedukasi warga terkait mitigasi bencana di sekitar bantaran sungai.
“Untuk warga Desa Mayak, diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai dan bersama-sama merawat fisik struktur bronjong agar tidak tergerus atau rusak,” terangnya.
Dengan terealisasinya pembangunan ini, diharapkan rasa aman masyarakat Desa Mayak semakin meningkat, terutama saat memasuki musim penghujan. Penutup acara ditandai dengan pekikan slogan kebanggaan daerah: “Lebak Ruhay!” (Yanto-CNC)















