LEBAK  

Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa Hadiri Panen Raya Jagung di Batalyon Infanteri TP 840/Golok Sakti Lebak

LEBAK, CNC MEDIA – Dalam upaya mewujudkan Swasembada Pangan Nasional, TNI bersama Pemerintah Daerah (Pemda) terus memperkuat kolaborasi. Salah satu wujud nyata kerja sama tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung di lahan Ketahanan Pangan (Ketapang) Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 840/Golok Sakti, Blok Bebek, Kampung Cipahit, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Kamis (8/1/2026).

Acara diawali dengan sambutan Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, kemudian dilanjutkan oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Dengan mengenakan Pakaian Dinas Militer TNI AD, Wakasad tampak larut dalam kegembiraan bersama para petani saat memanen jagung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asops Kasad, Aspers Kasad, Kasdam III/Slw, Kasrem 064/MY, Danbrigif TP Salaka Nagara, Dan Yonif TP 840/Golok Sakti, Dandim 0603/Lebak, Kapolres Lebak, DPRD Lebak, Kajari Lebak, serta jajaran OPD Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, Wakasad menegaskan bahwa keberhasilan Panen Raya Jagung ini menjadi bukti nyata bahwa lahan yang dikelola dengan sungguh-sungguh akan memberikan hasil maksimal.

“Luar biasa, panen ini tidak mungkin berhasil jika tidak dikerjakan dengan kesungguhan. Insya Allah, ada pahala di dalamnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakasad menyampaikan bahwa Batalyon Infanteri TP 840/Golok Sakti merupakan satuan Teritorial Pembangunan pertama di Kabupaten Lebak yang berhasil melaksanakan panen jagung dalam skala besar.

“Sebelumnya saya bersama Menteri Pertahanan Syafri Samsudin telah meninjau beberapa Batalyon TP di daerah lain, namun masih dalam tahap panen skala kecil. Batalyon ini sudah menunjukkan hasil besar,” terangnya.

Wakasad menambahkan, capaian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa kehadiran Batalyon TP diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Teritorial Pembangunan.

Hal ini sekaligus menjadi landasan kebijakan strategis dalam mewujudkan Indonesia maju, mandiri, dan makmur menuju Indonesia Emas 2025. (Yanto-CNC)