LEBAK, CNC MEDIA – Forkopimcam Kecamatan Banjarsari bergerak cepat menanggapi unggahan video viral yang memperlihatkan seorang lansia warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, tengah berjualan lalapan sambil berjalan kaki. Dalam video tersebut, lansia bernama Madhalim (86) terlihat memakan kangkung yang dijajakan karena merasa lapar akibat dagangan belum laku.
Sebagai bentuk kepedulian, sejumlah pihak hadir menjenguk kediaman Madhalim pada Selasa malam (28/7/2026), di antaranya:
– Forkopimcam Banjarsari
– Polsek Banjarsari
– Koramil Banjarsari
– Korcam SPPG Banjarsari Marsela Mulyani, S.M.
– TKSK Kecamatan Banjarsari
– BPBD Lebak
– UPZ BAZNAS Banten
– Dinsos Kabupaten Lebak
– Pemerintah Desa Kertaraharja
– Respek Peduli Lebak
Kehadiran berbagai pihak ini merupakan respon atas unggahan akun Instagram Respek Peduli Lebak yang memantik simpati publik. Unggahan tersebut memperlihatkan perjuangan seorang lelaki tua yang setiap hari menjajakan daun singkong demi memenuhi kebutuhan hidup.
Sekretaris Kecamatan Banjarsari, Asep Julianto, membenarkan bahwa lansia yang viral tersebut adalah warga Desa Kertaraharja.
“Melihat adanya unggahan dari salah satu Instagram Respek Peduli Lebak, yang sangat memprihatinkan karena Abah berjualan sambil memakan kangkung mentah akibat lapar, kami dari Forkopimcam Kecamatan Banjarsari akan melakukan upaya bantuan agar dapat membantu memudahkan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepala Desa Kertaraharja, Ipan Haryanto, SH., juga menegaskan bahwa Madhalim adalah warganya. “Betul itu adalah warga saya. Abah Madhalim dulu tinggal di Desa Karang Pamidangan, lalu pindah ke Desa Kertaraharja pada tahun 2023. Terkait unggahan lansia kelaparan memakan daun kangkung, itu sangat berlebihan. Kami selaku pihak desa sudah berupaya memasukkan beliau dalam bantuan sosial, bahkan pernah mendapatkan bantuan beras melalui Pos. Salah jika ada anggapan pihak desa lalai. Kami selalu berusaha melakukan yang terbaik terhadap warga,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Kertaraharja menambahkan bahwa bantuan sosial pernah diterima oleh Madhalim, dan pihak desa akan terus memprioritaskan warga yang terdampak miskin ekstrem. (Bj-CNC)
















