LEBAK  

Tragedi Kebakaran Ludeskan Empat Rumah di Desa Cibeureum Kecamatan Cijaku

Warga berusaha memadamkan api saat kebakaran melanda Kampung Cibeureum, Cijaku, Lebak, yang menghanguskan empat rumah warga (ist)

LEBAK, CNC MEDIA — Suasana pagi yang tenang di Kampung Cibeureum RT 001/001, Desa Cibeureum, Kecamatan Cijaku, berubah menjadi kepanikan besar ketika kobaran api melanda permukiman warga sekitar pukul 07.20 WIB. Selasa (19/8/2025).

Api yang membesar dengan cepat membuat warga berhamburan keluar rumah. Mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Menurut informasi yang dihimpun sumber api berasal dari rumah milik Ambu Niah yang saat itu sedang ditinggal pergi.

Letak rumah-rumah warga yang berdempetan, ditambah dengan struktur bangunan semi permanen berdinding anyaman bambu, mempercepat penyebaran api ke rumah-rumah lainnya. Dalam waktu singkat, empat rumah milik Ambu Niah, Sukarta, Rosid, dan Jahuri ludes terbakar rata dengan tanah.

Umi, salah satu korban terdampak, menceritakan detik-detik kebakaran dengan suara bergetar.

“Tak selang 5 menit, saya waktu itu sedang masak tidak tahu asal api, tiba-tiba sudah membesar. Saya tidak bisa menyelamatkan apa-apa, hanya baju yang melekat di badan,” ungkapnya penuh kesedihan.

Kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang sangat besar. Tercatat, 50 karung gabah, perhiasan emas, uang tunai, dan satu unit sepeda motor turut hangus dalam kejadian ini. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 240 juta.

Sekretaris Desa Cibeureum, Amjah, menyatakan bahwa pihak desa akan segera mengajukan proposal bantuan ke BAZNAS, Dinas Sosial, dan BPBD.
“Insyaallah, kami akan bergerak cepat mengajukan proposal dari anggaran bencana darurat APBDes,” ujarnya.

Selain itu, dana darurat dari APBDes juga akan segera disalurkan langsung oleh Kepala Desa kepada warga terdampak. Untuk memproses bantuan tersebut, warga diminta menyiapkan dokumen seperti buku rekening, Kartu Keluarga (KK), dan KTP agar bantuan dapat langsung masuk ke rekening masing-masing korban.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi warga Kampung Cibeureum. Namun, semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga tetap menyala. Semoga bantuan segera tiba dan para korban dapat kembali bangkit dari musibah ini. (Red-CNC)