Terungkap Identitas Pemilik Potongan Tangan di Sungai Cimadur Identik Dengan Penemuan Jenazah Korban Longsor

Lebak, CNC MEDIA.- Polres Lebak ungkap hasil identifikasi pemeriksaan sidik jari, terhadap potongan tangan bagian kanan yang ditemukan di pinggir sungai Cimadur, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah pada tanggal 7 Desember 2020.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma mengatakan, berdasarkan hasil sidik jari di rumah sakit Adji Dharmo Rangkasbitung, 70 persen potongan tangan itu menunjukan kepada korban longsor di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber.

Dari hasil sidik jari, potongan tangan itu milik MH (37), warga Kampung Pasir Nangka, Desa Citorek Sabrang, Kecamatan Cibeber. Pada tanggal 7 Desember 2020, korban bersama 5 warga lainnya dikabarkan jadi korban longsor.

“Setelah di rumah sakit Adjidharmo kita sidik jari, karena tangan masih utuh. Alhamdulillah setelah disidik jari, tim identifikasi menemukan 70 persen identitas mirip dengan salah satu korban yang memang betul di daerah Kecamatan Cibeber ada longsor,” Selasa (8/12/2020) kemarin.

Menurutnya, dari jumlah enam orang yang jadi korban longsor, tiga di antaranya telah ditemukan meninggal dunia sekira pukul 17:00 WIB. Sedangkan tiga korban lainnya beserta anggota tubuh MH masih dilakukan pencarian.

“Jadi kejadian longsor, korbannya ada 6 orang dan dinyatakan meninggal dunia. 3 orang ditemukan udah kondisi meninggal dan ketiganya belum ditemukan. Salah satunya identitas tersebut,” ungkapnya.

Baca juga :  Satu Rumah dan Warung Sembako Ludes Terbakar Di Desa Kertaraharja

“Longsornya pas hari itu, tepatnya tanggal 7 Desember 2020. Jadi yang 3 orang baru
ditemukan hari ini jam 5 sore (17:00 WIB).
Longsornya di Kecamatan Cibeber, di kawasan Taman Nasional Gunung Salak, Desa Citorek,” tambahnya.

Ia menerangakan, sejauh ini atas hasil sidik jari tidak ada indikasi pembunuhan. Mengingat, 70 persen data korban telah terverifikasi.

Disisi lain, pihaknya juga masih melengkapi hasil dari sidik jari, untuk memastikan benar-benar tangan milik korban yang diberitakan karena longsor.

“Alhamdulillah bukan (indikasi pembunuhan), tapi untuk sementara hasil unit identifikasi 70 persen sidik jarinya mengarah ke salah satu korban yang
kena longsor. Mungkin karena longsornya tanah bercampur aliran sungai, ya mungkin begitu. Mudah-mudahan 3 korban lagi ditemukan nanti,” terangnya.

Ia menuturkan, pihak keluarga atas identitas potongan tangan itu dikabarkan akan menjemput anggota tubuh korban di rumah sakit Adji Dharmo Rangkasbitung.

“Keluarga tadi jam 6 sore (18:00 WIB) tadi saya di infokan sudah mau merapat ke Adji Dharmo,” tuturnya.

Laporan lanjutan penemuan 1 jenazah korban kejadian tanah longsor dan banjir yang terjadi di Blok Cikatumiri ds Citorek sabrang Kec. Cibeber.

Baca juga :  Penerapan Sanksi Dalam Penegakan Perbup No.28 Th 2020 Di Malingping

Telah ditemukan kembali 1 jenazah korban yg diakibatkan oleh tanah longsor dan banjir di aliran sungai Cimadur Blok Cikatumiri desa Citorek sabrang Kec Cibeber Kab Lebak, Rabu (09/12/2020) sekitar pukul 12.30 wib

Kronologis kejadian

1. Pada hari Rabu 09 Desember 2020 pada pukul 12.03 wib bertempat di sungai Cimadur blok Cipanggeleseran Ds. Citorek kidul Kec. Cibeber telah ditemukan 1 korban yg terseret aliran sungai karena hujan deras dan tanah longsor oleh sdr. Iwan (32 thn) dan sdr. Sanif (52 thn) pekerjaan kedua nya petani alamat Kp. Ciusul rt/rw 001/002 Ds. Citorek Kidul yang tersangkut pohon, terseret sejauh +/- 30 km dr lokasi kejadian di Blok Cikatumiri Ds. Citorek Sabrang Kec. Cibeber dalam keadaan meninggal dunia dan tubuh jenazah tidak utuh terdiri dari kepala, 2 tangan dan sebagian anggota badan (bagian tubuh perut ke bawah hilang dan blm ditemukan)

Selanjutnya korban an. Yanto dibawa ke Puskesmas Citorek untuk dilakukan pemeriksaan oleh Tim medis Puskesmas Citorek dan keluarga korban an. Bpk. Usa (orang tua korban) dan menyatakan bahwa tubuh jenazah tersebut adalah Sdr Yanto (37 thn), selanjutnya potongan jenazah korban dibawa ke rumahnya kp. Guradog rt/rw 005/003 ds. Citorek timur untuk dikebumikan menggunakan ran Ambulance milik Puskesmas Citorek

Baca juga :  Peduli Lingkungan, Ormas Pemuda Pancasila Ranting Cikadu Gelar Bhakti Sosial

Adapun identitas korban yg ditemukan sbb:
1. Nama : Yanto
Umur : 37 thn ( 01-07-1983 )
Alamat : kp. Muhara rt/rw 004/001 ds. Citorek barat kec. Cibeber

Identitas korban yg blm ditemukan:
1. Nama : Rudi
Umur : 26 thn ( 27-06-1994 )
Alamat kp. Pasir nangka rt/rw 002/003 da. Citorek sabrang kec. Cibeber
2. Nama : Mahmudin
Umur : 37 thn ( 07-03-1983 )
Alamat : kp. Pasir nangka rt/rw 001/003 ds. Citorek sabrang kec. Cibeber

Tim pencari Korban :
1. Koramil 0315/Bayah
2. Polsek Cibeber
3. Polres Lebak
4. Pol PP. Kec. Cibeber
5. BPBD Kec. Cibeber
6. Kades Citorek sabrang
7. Warga masyarakat Citorek Sabrang

Tindakan yang di ambil :
1. Koordinasi dengan pihak aparat terkait
2. Mengevakuasi korban bersama tim dan masyarakat
3. Melaporkan ke komando atas

Untuk selanjutnya kasus ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *