TEROR… Pria Bertopeng Begal Payudara Hantui Warga Lebak Banten

Lebak, CNC MEDIA. – Aksi begal payudara menghantui warga Kampung Cigelang, Desa Cimageunteung Rangkasbitung, Kabupaten Lebak-Banten.

Teror tersebut membuat resah para kaum hawa dalam sebulan terakhir ini. Menurut informasi, sudah ada enam wanita yang menjadi korban teror begal payudara.

Pelaku bertopeng hitam ini biasanya memanfaatkan jam-jam sepi saat beraksi di lokasi tersebut.

“Pelakunya satu orang doang. Biasanya dia nongol itu jam delapan pagi sama jam dua belas atau jam satu siang, pokoknya pas jalan ini sepi,” kata Toni (53), warga sekitar, Kamis (14/1/2021).

Pada saat kejadian, Toni sempat menolong salah satu korban yang terdesak oleh begal payudara.

Kata Toni, pelaku langsung melarikan diri begitu dia menghampiri korban yang sedang berteriak minta tolong.

“Orangnya pakai topeng, saya pernah nolongin korban di situ. Pas saya kejar, dia lari pakai motor jenis matic ,” ujar Toni

Begal payudara itu memanfaatkan jam jam sepi. Selain itu, jalan pedesaan sepanjang 500 meter ini jauh dari rumah penduduk. Di kedua sisinya terhampar kebun warga yang memudahkan pelaku melancarkan aksinya.

Baca juga :  Ketum PPWI Sumbangkan Puluhan Nasi Kotak Dalam Giat Jumat Berkah di PPWI Lebak

Aksi begal payudara yang menghantui warga Kampung Cigelang, Desa Cimageunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, ini juga dialami oleh Jengki (32).

Jengki (32), ibu dua anak itu teriak histeris saat disatroni pelaku begal pekan lalu.

Kala itu Jengki hendak pulang ke rumah setelah mengantarkan neneknya berbelanja ke pasar terdekat.

Kebetulan saat menuju rumah, ia tidak berbarengan dengan neneknya. Begitu melewati jalanan sepi tersebut, motor yang dikemudikan Jengki dipepet oleh pria bertopeng yang menggunakan motor Yamaha N-Max dari arah belakang.

“Dipepet sama dia, dipojokin, terus saya jatuh. Dia megang-megang sama narik baju saya, tapi saya lawan sambil teriak minta tolong,” kata Jengki saat ditemui
wartawan tak jauh dari lokasi, Rabu, 14 Januari 2021.

Dalam keadaan sudah terdesak, pelaku begal payudara terus mencoba meremas bagian dada korban.

Untungnya, saat itu teriakan Jengki didengar salah satu warga yang membuat si pelaku langsung kabur melarikan diri.

“Pelakunya sendirian, Alhamdulillah waktu itu saya belum diapa-apain. Tapi masih takut ini, kalau mau ke mana-mana juga harus minta dianter sama adik saya biar aman,” tuturnya.

Baca juga :  PEMERINTAH DESA LEUWICOO REALISASIKAN BLT DD TAHAP 6, 7 DAN 8 UNTUK 70 KPM

Jengki masih bisa bernafas lega karena saat itu bisa terlepas dari teror begal payudara.

Cerita ini berbeda dengan korban lainnya yang mendapat perlakuan mengerikan dari pria bertopeng misterius tersebut.

Dia pun berharap polisi segera bertindak karena teror begal payudara di kampungnya sudah membuat resah warga, khususnya para kaum hawa.

Toni dan warga lainnya juga berharap segera ada tindak lanjut dari polisi. Sebab kata dia, warga khususnya kaum hawa di sana, menjadi takut untuk berpergian sendiri jika melintasi jalanan tersebut.

“Korbannya sudah ada yang lapor, tapi belum ketangkap pelakunya sampai sekarang,” tutur Toni.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma memastikan pihaknya turun tangan menyelidiki teror begal payudara tersebut.

“Laporannya sudah masuk. Segera kami monitor ke lapangan untuk memburu pelakunya,” ucap David.

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *