Terkait Penyanderaan Susi Air di Papua, Keberadaan TNI-POLRI Dipertanyakan

Jakarta, CNC MEDIA.- Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta aparat keamanan TNI dan Polri untuk lebih meningkatkan pengamanan di wilayah penerbangan sipil Papua, setelah terjadinya penyanderaan pesawat perintis maskapai Susi Air di lapangan terbang Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua.

“TNI dan Polri harus lebih sigap dalam menjaga rute penerbangan sipil, jangan sampai masyarakat merasa takut dan enggan melakukan aktifitas kesehariannya,” kata Azis kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021) malam.

Mantan Ketua Komisi III itu juga mempertanyakan keberadaan aparat TNI dan Polri hingga akhirnya 30 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, bisa dengan mudah menguasai lapangan terbang Wangbe dan melakukan penyanderaan terhadap pilot dan penumpang Susi Air.

“Fungsi intelejen harus lebih dimaksimalkan, penambahan personel prajurit baik TNI dan Polri harus lebih diprioritaskan untuk menjaga masyarakat dari teror yang dilakukan KKB, sehingga masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan, dirinya sejak awal mendorong agar pemerintah pusat dan daerah, Panglima TNI dan Kapolri untuk dapat mengambil sikap dan mencari solusi dalam mengatasi konflik yang terjadi di Papua yang dilakukan oleh KKB.

Baca juga :  Konfrensi Pers Kasus Penembakan Mara Salem Harahap

“Pemerintah harus segera membentuk tim penanganan konflik secara khusus untuk menyelesaikan KKB, Jangan sampai roda pemerintahan di daerah terhambat karena konflik yang berkepanjangan,” pungkas legislator Dapil Lampung itu.

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *