SUNGGUH TERLALU..!! Bocah Piatu di Karawang Dihajar Warga sampai Berdarah-darah dan Ditelanjangi

Karawang, CNC MEDIA.- Seorang bocah berusia 13 tahun menjadi korban kebarbaran warga di Kotabaru, Karawang, Jawa Barat pada Rabu (17/2/2021).

Bocah itu diketahui berinisial Rh. Ia dihajar warga karena ketahuan memanjat pagar dan mau masuk ke warung milik warga saat tengah malam, sekitar pukul 2.00 WIB.

 Saat itu, Rh tidak sendirian. Ia bersama seorang temannya, berinisial Ri. Ri berhasil melarikan diri sehingga tak sampai jadi bulan-bulanan warga.

Sedangkan Rh ditangkap warga dan dipukuli sampai babak belur. Wajahnya bonyok, terlihat dari foto-fotonya yang beredar di media sosial.

 Kasus ini viral di media sosial setelah dibagikan akun Facebook Mam. Akun tersebut juga menyolek anggota DPR RI Dedy Mulyadi dan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

“Tolong semoga bisa sampai ke ibu celica dan pak dedi mulyadi. Siapa yg ga sedih, melihat ponakan saya sampe sperti ini,” tulis akun Mam.

Menurut akun tersebut, Rh merupakan anak piatu (ibu sudah meninggal dunia). Sedihnya lagi, ayahnya mengalami gangguan jiwa sehingga tidak bisa mengurusi dan menafkahinya.

Baca juga :  Presiden Jokowi Lantik Siruaya Utamawan Ketua Harian MOI, Jadi Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

“Anak yg berprestasi di pesantrennya, dia sllu juara 1 stiap ikut perlombaan, semenjak d keluarkan d pesantren hidup nya jdi sperti ini , dia anak PIATU dan ayah nya mengalami gangguan jiwa,” kata akun Mam.

Menurut Mam, anak tersebut belum sempat mengambil satu pun barang curian. Waktu itu, si anak baru saja pulang mengaji.

“Kronologi habis pulang rotinan malam mengaji, di ajak sama temannya untuk mencuri di warung. Ketauan sama warga , di kroyok habis habisan, di telanjangi, dan sarung nya d robek2… Tp blm ada barang yg dia bawa , teman yg satu nya kabur na nya RIKI,” tulis akun itu.

Akibat dihajar warga, Rh kini menderita luka-luka di sekujur tubuhnya. Ia merasakan sakit luar biasa setiap kali hendak bergerak.

“Sedih sekali karna anak ini sudah tidak punya orang tua. Skrg kepala sakit dan sllu nangis merintih kesakitan akibat hantaman dari warga , anak ini berusia 13 th. Dia ingin pesantren lg , apa daya kami hnya org yg tidak mampu .. Smoga anak ini bisa pertemukan pak dedi mulyadi, dan ibu bupati celica supaya bisa pesantren lg … Bantu up nya teman,” tulis akun Mam.

Baca juga :  Ketua LSM GEMENTARA RAYA Angkat Bicara Terkait Proyek Pembangunan Wisata Waterboom dan Perumahan Eks Genta Buana Bogor

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *