LEBAK  

Ruas Jalan Rangkas-Leuwidamar Amblas, 7 Desa di Kab Lebak Tergenang Banjir

banner 120x600

Lebak, CNC MEDIA.- Sebanyak tujuh desa dan lima kecamatan di Kabupaten Lebak , Banten tergenang air. Genangan air itu disebabkan karena curah hujan tinggi sehingga air di aliran sungai dan kali meluap.

Selain genangan air, terjadi jalan amblas setinggi 100 cm di ruas jalan Kabupaten Lebak di jalan raya Rangkas-Leuwidamar, Kampung Cibeas, Desa Wantisari, Leuwidamar, pada Kamis (3/12/2020).

Pernyataan itu disampaikan Kepala Seksi Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Sumardi .

“Ada tujuh desa dan lima kecamatan yang terendan banjir,” kata dia, dalam keterangannya, pada Kamis (3/12/2020).

Tujuh kecamatan tersebut, yaitu :

-Kecamatan Cimarga. Wilayah yang tergenang air di Kampung Peujeuh, Bondol, dan Bangkalok Desa Girimukti serta Kampung Sonojaya Desa Inten Jaya.

-Kecamatan Banjarsari meliputi wilayah yang tergenang;air, yaitu Kampung Ciateul Desa Cidahu dan Kampung Ciluluk, Jalupang 1, Jalupang 2, Desa Cikeusik.

-Kecamatan Cikulur meliputi wilayah yang tergenang air, yaitu Kampung Tengga Desa Cigoong Selatan.

-Kecamatan Gunung Kencana, wilayah yang tergenang air, yaitu Kampung Ciakar Desa Ciakar

-Kecamatan Cibadak meliputi Kampung Parung desa, Tambakbaya.

Dia menjelaskan, genangan air itu mengakibatkan 52 rumah di Desa Girimukti terendam banjir setinggi 80cm.

Sedangkan di Desa Inten Jaya sebanyak 51 rumah terendam banjir setinggi 50cm.

Selain itu, satu Pondok Pesantren Al Ikhsan di Desa Cidahu, Kecamatan Banjarsari terendam banjir.

Sebanyak 10 rumah di Cikulur terendam banjir setinggi 50cm dan satu rumah di Desa Tambakbaya terendam banjir setinggi 20cm.

Satu rumah rusak ringan di Desa Muaradua dan satu rumah terancam longsor di Desa Wantisari.

Pihaknya sudah menerjunkan tim untuk mengevakuasi korban banjir. Status siaga I telah ditetapkan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

“Tim telah terjun untuk membantu warga dan BPBD terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Polsek, dan;koramil serta instansi lainnya guna melakukan pendataan,” kata dia.

Untuk Sungai Ciberang-Ciujung di Rangkasbitung dilaporkan meluap.

“Dengan ketinggian debit air 639 m3/detik dan tinggi permukaan air 480 cm. Kami minta warga waspada,;meskipun air sungai belum meluap hingga permukiman warga,” tambahnya.

Redaksi CNC MEDIA.
Source tribunbanten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *