Press Conference Ungkap Kasus di Wilayah Hukum Polres Lebak Bulan Februari s.d Maret 2021

Lebak, CNC MEDIA.- Jajaran Satreskrim Polres Lebak melaksanakan press release pengungkapan 5 (lima) kasus selama bulan Februari sampai dengan Maret tahun 2021 bertempat di Mapolres Lebak, Senin (15/3/2021).

“Hari ini kita akan melaksanakan press release pengungkapan 5 (lima) kasus di wilayah hukum Polres Lebak selama bulan februari sampai dengan Maret 2021,” kata Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana SIK melalui Kasatreskrim Iptu Indik Rusmono,SIK, MH.

Iptu Indik mengatakan, yang pertama kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pasal 363 dengan modus congkel mobil, kedua Kasus Curat mesin air, ketiga Curat HP, yang keempat kasus penadahan dan kelima kasus penggelapan.

“Terkait kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan modus Congkel mobil dan modus pecah kaca dengan TKP Bank BJB Rangkasbitung,” ujarnya.

Iptu Indik menambahkan, awalnya pihaknya menerima laporan kejadian pencurian tersebut yang terjadi pada hari Jumat tanggal 05 Maret 2021 sekira jam 14.00 WIB dan Pelaku mengambil laptop merk HP Warna silver milik korban dari mobil Korban Saudara Endan Darmawansyah alamat komplek Mutiara lebak Desa Cilangkap Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak.

Baca juga :  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 3 Diterima 111 Warga Desa Sangiang, Malingping.

“Dengan adanya laporan tersebut unit Resmob Satreskrim Polres Lebak dan Unit melakukan Cek TKP, didapati rekaman CCTV kemudian mengarah ke pelaku, kemudian kita bergerak melakukan pengejaran ke Bekasi, namun tersangka kabur ke Bojonegoro Jawa Timur, Setelah kita melakukan pengejaran kita berhasil mengamankan 3 (tiga) tersangka yaitu AS, HR, dan RG berikut barang buktinya,” papar Iptu Indik.

Dikatakannya, adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas, yaitu satu Kunci keter T dan 5 (lima) anak kunci, satu Unit kendaraan R4 Merk Honda Brio, warna Hitam, satu potong pakaian kaos warna biru muda, satu unit Laptop merk HP.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun,” pungkasnya. (Bejo-CNC)

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *