Peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam Program Kemendikdasmen Diduga Bayar Hingga Hingga 2 Juta

Lebak, CNC – Pelatihan Pembelajaran Mendalam yang diketahui program Kemendikdasmen untuk tingkat SDN dan SMPN yang ada di Lebak Selatan dipertanyakan iurannya. Pasalnya, kepanitiaan maupun Kepala Sekolah dan guru yang menjadi peserta seperti enggan menjawab jika dipertanyakan terkait iuran anggaran.

Untuk tingkat SDN, kegiatan pembelajaran mendalam digelar di SDN 1 Sukamanah Malingping, sedangkan untuk tingkat SMPN digelar di SMPN 1 Malingping. Informasi yang diterima, kegiatan pelatihan akan berlangsung selama 5 – 6 hari.

“Ya sekitar 2 jutaan, pesertanya ada Kepsek ada guru. Langsung inimah dari kementerian. Sifatnya wajib bagi sekolah yang tertera di dinas, serentak ini di Banten. Tapi kalau mau tahu jelasnya silahkan ke panitianya saja,” ujar salah satu Kepsek yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa 19 Agustus 2025.

Sementara itu, Panitia pembelajaran mendalam tingkat SDN, ketika dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut, dipertanyakan mengenai anggaran mengaku tidak tahu menahu.

“Kegiatan ini pelatihan pembelajaran mendalam untuk kepala sekolah dan guru, program Kemendikdasmen. Kami hanya fasilitator dan pemateri, kalau mengenai anggaran kurang tahu,” kata panitia yang bernama Jul.

Terpisah, panitia pembelajaran mendalam tingkat SMPN, ketika dikonfirmasi mengenai anggaran pun mengaku tidak menahu.

“Peserta ada 47 terdiri dari sekolah di berbagai kecamatan, untuk anggaran dari sekolah masing-masing. Kalau mengenai besaran anggaran, kami pun tidak tahu, kami hanya melaksanakan tugas memberikan pelatihan,” jelas, Subali, Rabu 20 Agustus 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hari Setiono , dikonfirmasi mengenai terkait anggaran, Kemendikdasmen apakah tidak menganggarkan kegiatan tersebut, biaya iuran dikumpulkan dan disetorkan ke siapa, hanya menjawab secara singkat tanpa penjelasan.

“Peserta dari Bos Kinerja,” singkatnya, melalui WhatsApp messenger.

Setelah ditelusuri, panitia kegiatan ialah Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Banten. BGTK fungsinya meliputi berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

Namun meskipun demikian, sistem pembiayaan kegiatan dan besaran anggaran kegiatan seperti ada yang ditutup-tutupi dan enggan dijawab, sehingga menjadi tanda tanya besar di era reformasi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Perlu ada evaluasi bahkan audit jika diperlukan, agar program pemerintah dapat berjalan sesuai clean government.

Tertutupnya informasi besaran anggaran, menjadikan pertanyaan dan kecurigaan, sehingga dikhawatirkan ada akal-akalan dan adanya ketidaksesuaian. Informasi terakhir yang diterima, anggaran peserta dikeluarkan oleh pihak sekolah dari Bos Kinerja.