LEBAK, CNC MEDIA – Anggota DPRD Provinsi Banten, Asep Awaludin, mendesak pemerintah untuk segera merelokasi warga yang masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. Warga yang terdampak bencana banjir bandang lima tahun lalu hingga kini belum mendapatkan hunian tetap yang layak.
Hal ini disampaikan oleh legislator yang akrab disapa Kang Asep AW saat mengunjungi lokasi tersebut pada Kamis (1/5/2025), didampingi oleh Haemi, Kepala Desa Banjarsari, serta H. Yanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak.
Penanganan Dinilai Terlalu Lama
Kang Asep AW menyoroti lambannya penanganan pemerintah dalam merelokasi warga yang hingga kini masih tinggal di Huntara dengan kondisi memprihatinkan.
“Bayangkan, sudah lima tahun mereka tinggal di Huntara. Di mana letak kemanusiaan pemerintah? Ini penanganan yang terlalu lama dan menunjukkan bentuk keabaian. Saya tahu ada penanganan, termasuk lahan untuk relokasi, tetapi faktanya, warga masih bertahan di Huntara dengan kondisi yang tidak layak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kang Asep AW membandingkan penanganan relokasi di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Banten. Ia mengungkapkan bahwa warga Jawa Barat yang terdampak bencana sudah direlokasi, sedangkan warga di Banten masih menunggu kepastian.
“Di sebelah sana, Jawa Barat sudah merelokasi warganya yang juga korban banjir bandang lima tahun lalu. Di sini jelas terlihat perbedaan dalam penanganan. Kita bicara soal kemanusiaan, jadi jangan hanya terfokus pada regulasi atau kewenangan. Perlunya kolaborasi antar tingkatan pemerintah agar warga segera tertangani dengan baik,” tuturnya saat membagikan bantuan kepada warga Huntara Cigobang, Lebak Gedong.
Harapan Kepala Desa terhadap Pemerintah
Kepala Desa Banjarsari, Haemi, berharap kunjungan Kang Asep AW dapat mendorong percepatan relokasi warga yang sudah terlalu lama menunggu hunian tetap.
“Betul, sudah ada lahan untuk relokasi, tetapi itu juga harus segera diurug. Minimal diurug dulu sebelum pembangunan tempat tinggal warga yang kini masih tinggal di Huntara. Semoga kehadiran Kang Asep AW bisa mempercepat realisasi program relokasi agar warga saya bisa segera mendapatkan hunian yang layak. Mereka sudah lima tahun bertahan di tempat yang tidak layak,” ujar Haemi.
Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak dengan langkah konkret agar mereka dapat hidup lebih nyaman dan mendapatkan hunian yang layak setelah lima tahun menunggu kepastian. (Red-CNC)
















