LEBAK, CNC MEDIA – Ketua PGRI Curugbitung menyoroti minimnya pengadaan perangkat Chromebook di satuan pendidikan dasar. Padahal, perangkat ini dinilai penting sebagai sarana pembelajaran interaktif yang aman dan ringan.
Berdasarkan data Dapodikdasmen Kemendikdasmen, jumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tercatat sebanyak 786 sekolah.
Diperkirakan hampir 70 persen di antaranya belum memiliki Chromebook. Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah agar setiap sekolah mendapat bantuan perangkat tersebut. Rabu (28/1/2026)
Soleh, S.Pd., Ketua PGRI Curugbitung, menyampaikan bahwa sesuai Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025, Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan dilaksanakan pada April 2026.
Saat ini, sekolah-sekolah di Kecamatan Curugbitung tengah mempersiapkan pelaksanaan TKA sebagai upaya mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan menjadi dasar evaluasi peningkatan kualitas pembelajaran.
Namun, Soleh menegaskan bahwa di lapangan masih banyak keluhan dari kepala sekolah terkait keterbatasan pengadaan Chromebook. Selain itu, sarana pendukung seperti infrastruktur jaringan dan ekosistem manajemen perangkat juga dinilai belum memadai.
“Kesiapan TKA sedang dipersiapkan dengan memanfaatkan alat yang ada di sekolah. Kekurangannya, pihak sekolah mencari alternatif lain,” ujarnya.
Soleh berharap pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat melalui dinas terkait dapat memberikan bantuan Chromebook secara gratis. Hal ini penting agar pelaksanaan TKA berjalan lancar dan benar-benar mampu mengukur kemampuan akademik siswa. (Yanto-CNC)















