LEBAK, CNC MEDIA – Yayasan Al-Miftahudin menggelar kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa.
Kegiatan berlangsung di MTs Yayasan Al-Miftahudin, Jalan Maja–Jasinga Km.12, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (7/4/2026).
Sayangnya, pelaksanaan TKA masih menggunakan sarana dan prasarana meminjam dari sekolah lain, sehingga memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
Kegiatan TKA dihadiri Kepala MTs, Ernawati S.Pd.I, didampingi Wakasek Budi Hidayat S.Pd.I serta tenaga pengajar.
Tes meliputi mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia, diikuti 64 siswa kelas IX tahun ajaran 2025–2026. Pelaksanaan dibagi dalam dua sesi:
– Sesi I: 07.30 – 08.45 WIB (16 siswa)
– Sesi II: 09.30 – 11.30 WIB (16 siswa)
Kegiatan berlangsung sejak Senin (6/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026). “Alhamdulillah, gelombang pertama berjalan baik dan lancar,” ungkap Ernawati.
Menurut Ernawati, TKA bertujuan:
– Mengukur kemampuan akademik siswa.
– Menentukan kesiapan melanjutkan ke jenjang MA/SMA.
– Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan akademik.
“Melalui TKA, siswa akan memperoleh transkrip nilai murni yang nantinya dilampirkan bersama ijazah,” jelasnya.
Ernawati menuturkan, pihak yayasan sebelumnya mendapat arahan dari pengawas Madrasah Ibtidaiyah agar melaksanakan TKA. Namun, keterbatasan sarana terutama komputer menjadi kendala.
“Alhamdulillah, kegiatan tetap terlaksana meski alat-alat kami meminjam dari SMK Gobang Kecamatan Curugbitung,” ujarnya.
Saat ini, MTs Yayasan Al-Miftahudin memiliki 18 tenaga pengajar dengan total 145 siswa.
Ernawati berharap kegiatan TKA dapat berjalan lebih kondusif di tahun mendatang. “Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Agama dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana,” pungkasnya.
Salah satu siswa kelas IX, Avivatusipa, mengaku soal Matematika dan Bahasa Indonesia cukup sulit.
“Soal-soalnya benar-benar menguras pikiran. Semoga hasilnya memuaskan agar bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Terima kasih kepada guru yang telah membimbing kami,” tutupnya. (Yanto-CNC)
















