CNC, Lebak – Jalan konektivitas Cihagaru – Cimenga akses SKH Negeri 3 Lebak yang berada di Malingping Kabupaten Lebak Banten, diminta untuk dibongkar oleh LP-KPK Komcab Lebak, karena ada retak patah pada betonnya di beberapa titik segmen.
Hal ini dikatakan oleh Iyan Nulhadi dari LP-KPK, setelah pihaknya investigasi ke lokasi pengerjaan jalan konektivitas tersebut atau yang biasa disebut dengan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
“Ketika investigasi di jalan Bang Andra Cihagaru Desa Kadujajar, setidaknya kami menemukan ada 3 segmen yang retak bahkan ada yang retak patah sampai ke bawah, bukan retak rambut. Jangan sampai dikucurkan cairan semen seperti yang terjadi di Gunung Kencana. Bahkan menurut kami di grouting pun ini sudah tidak layak, lebih baik di bongkar,” ujarnya, Jumat 14 Agustus 2026.
“Tentunya kami pertanyakan kemana pelaksana lapangan, Konsultan dan pengawasan dari pihak Dinas PUPR Provinsi Banten. Bagaimana ini bisa terjadi dan dibiarkan. Kita akan segera berkirim surat agar terklarifikasi secara jelas,” ungkapnya.
Terpisah, beberapa orang yang berada di lokasi mengatakan pihak pelaksana dan pekerja sedang tidak ada, karena hari jumat libur.
“Biasanya ada pak pelaksananya, nanti kami sampaikan. Adapun kalau mau konfirmasi langsung saja. Kami tidak berani menjawab, nanti takut salah kalau kami yang jawab. Nomor bapak saja kami catat,” katanya.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum menghubungi untuk dikonfirmasi.
Dari papan informasi yang terpampang, pembangunan ruas jalan konektivitas Cihagaru – Cimenga ini dilaksanakan oleh CV. Adreena Karya, anggaran Rp 2.599.287.000, waktu kerja 120 hari kalender dengan Konsultan pengawas PT. Berkah Teknik Konsultan, sumber dana APBD Provinsi Banten TA 2026 Dinas PUPR Provinsi Banten.















