KAB TANGERANG, CNC MEDIA – Proyek pengadaan langsung (PL) pemasangan Uditch di Desa Waliwis, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang menuai sorotan setelah diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan melenceng dari Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dugaan indikasi korupsi pun mencuat terkait proyek ini.
Sikap Camat Mekarbaru Dipertanyakan
Dalam kasus ini, Camat Mekarbaru, Aan Ansori, S.IP., M.Si, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi oleh tim wartawan. Sikap bungkam dari camat Mekarbaru disayangkan oleh masyarakat, karena proyek ini diduga merupakan bagian dari paket pengadaan langsung yang berada dalam kewenangan kecamatan sebagai pengguna anggaran (PA).
“Semestinya Pak Camat Mekarbaru tidak diam saat dikonfirmasi oleh wartawan, terutama jika mengedepankan pelayanan informasi publik dan transparansi,” ungkap salah seorang warga Mekarbaru kepada awak media.
Pengakuan dari Pihak Pelaksana dan Pengawas Proyek
Sementara itu, Hasanudin alias Bendot mengatakan bahwa proyek pemasangan Uditch di Desa Waliwis merupakan proyek PL dari Kecamatan Mekarbaru, dan pihaknya yang mengerjakan proyek tersebut.
“Itu adalah proyek PL Kecamatan Mekarbaru, dan kami yang mengerjakannya,” ucap Hasanudin.
Di sisi lain, Hilmi, tim monitoring dari Kecamatan Mekarbaru, mengakui bahwa dirinya tidak melakukan pengawasan terhadap proyek ini karena sedang mengikuti kegiatan onboarding pada saat pekerjaan berlangsung.
“Saya akui, saat itu saya tidak melakukan pengawasan karena sedang ada kegiatan onboarding,” ungkapnya, Rabu (8/5/2025).
Inspektorat Kabupaten Tangerang Belum Beri Tanggapan
Hingga berita ini ditayangkan, Camat Mekarbaru dan Inspektorat Kabupaten Tangerang belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi terkait proyek pemasangan Uditch di Desa Waliwis.
Masyarakat berharap pihak terkait segera menjelaskan status proyek ini dan menindaklanjuti dugaan penyimpangan agar transparansi dalam pengelolaan anggaran dapat terjaga. (Wahyu/Tim-CNC)
















