Lebak, CNC – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak diminta segera lakukan Operasi Pasar (OP) untuk mengatasi kenaikan harga sembako menjelang bulan Ramadhan, Senin 9 Februari 2026.
Emak-emak di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Provinsi Banten, saat ini sudah mulai mengeluhkan kenaikan harga sembako di pasaran.
“Rata-rata harga sembako sudah pada naik, seperti beras, telur, minyak, cabai, bawang dan daging bahkan ikan. Kalau seperti ini terus, kita repot ngatur pengeluaran untuk dapur dan keperluan rumah tangga lainnya,” ujar ibu Heriyanti.
Sementara itu, Asep dari LSM Harimau, mendesak agar Disperindag Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak segera melakukan OP agar dapat menekan kenaikan harga sembako di pasaran.
“Kita minta Disperindag Provinsi Banten dan d
Kabupaten Lebak segera operasi pasar, biasanya dari Disperindag Kabupaten ada, ini belum ada lakukan OP. Kami juga pertanyakan ini kenapa Disperindag Provinsi Banten belum pernah adakan OP di wilayah Lebak Selatan,” ungkap pria yang akrab disapa Apih Asep.
Terpisah, Kadisperindag Kabupaten Lebak, Rully Edward mengatakan pihaknya memang sedang mengadakan OP.
“Ada, dimulai dari pembukaannya tgl 3 Februari 2026. Jumat kemaren kita sudah ke Cilograng, Bayah, Cibeber dan Panggarangan. Selasa besok di Malingping, Wanasalam, Cijaku dan Cihara.” Jawabnya melalui WhatsApp messenger messenger ketika dikonfirmasi.
Kenaikan harga sembako menjelang bulan Ramadhan disinyalir dikarenakan beberapa faktor, diantaranya karena faktor cuaca pada musim panen sehingga mengalah kegagalan dan juga ada isu program MBG pun ikut menaikkan harga pasaran karena banyak sembako yang dibutuhkan untuk pasokan dapur SPPG.















