LEBAK, CNC MEDIA – Camat Sajira, Subekti, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (5/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat Sajira Subekti didampingi oleh anggota Trantib Sajira, Umar, serta staf kecamatan, Rikza. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala KUA Sajira, Abdullah Al Hadad, beserta jajaran pegawai.
Kunjungan ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus mendiskusikan berbagai program lintas sektoral demi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat setempat. Diskusi berfokus pada pentingnya kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan institusi keagamaan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terpadu.
Fokus Diskusi Lintas Sektoral
Beberapa poin utama yang dibahas dalam silaturahmi tersebut antara lain:
– Sinergi Data Pelayanan: Pengintegrasian data kependudukan terkait pernikahan, status sipil, dan administrasi keagamaan agar lebih akurat.
– Edukasi dan Sosialisasi: Program bersama pencegahan pernikahan dini, stunting, serta pembinaan keluarga sakinah di wilayah Sajira.
– Peningkatan Kualitas Pelayanan: Menciptakan inovasi pelayanan yang ramah, transparan, dan mempermudah urusan masyarakat di tingkat lokal.
Camat Sajira, Subekti, menegaskan bahwa KUA merupakan salah satu elemen penting yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial keagamaan warga.
“Pelayanan publik yang optimal tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi lintas sektoral yang kuat, termasuk dengan KUA. Melalui silaturahmi ini, kita menyelaraskan program-program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Sajira,” ujar Subekti.
Sementara itu, pihak KUA Kecamatan Sajira mengapresiasi perhatian dan langkah proaktif Camat Sajira dalam membuka ruang dialog lintas sektoral. Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah kecamatan yang berorientasi pada kemaslahatan warga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antar-instansi di Kecamatan Sajira semakin solid sehingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat terealisasi secara maksimal dan berkelanjutan. (Yanto-CNC)















