LEBAK  

Tokoh Masyarakat Lebak Ibu Hj. Nila Mulyadi Jayabaya Serahkan Bantuan Sumur Bor untuk Warga Desa Lebak Asih

LEBAK, CNC MEDIA – Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti warga Kampung Lebak Pinang, Desa Lebak Asih. Di tengah kesulitan akibat krisis air bersih, warga mendapat angin segar melalui aksi sosial yang diinisiasi oleh Tokoh Masyarakat Lebak, Ibu Hj. Nila Mulyadi Jayabaya.

Dalam kunjungan silaturahminya, Hj. Nila Mulyadi Jayabaya secara langsung menyerahkan bantuan berupa satu paket alat sumur bor yang akan difungsikan untuk menyediakan sumber air bersih berkelanjutan bagi masyarakat setempat, Rabu (22/7/2026).

Pembangunan sumur bor direncanakan di atas tanah wakaf Masjid Jami Baitul Amal, Kampung Lebak Pinang. Lokasi ini dipilih agar fasilitas air bersih dapat dimanfaatkan secara luas oleh jamaah masjid maupun warga sekitar, sekaligus mempermudah pengelolaan dan perawatannya.

Kepala Desa Lebak Asih, Sukron, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. “Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Desa Lebak Asih mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Hj. Nila Mulyadi Jayabaya. Bantuan sumur bor ini adalah jawaban atas doa warga kami yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan. Semoga kebaikan beliau menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Nila Mulyadi Jayabaya disambut oleh Camat Curugbitung Lia Nurlaila, Danramil 0303/Maja Kapt. Inf. Ahmad Yani, Kapolsek Curugbitung Iptu Agus RM, Kepala Desa Lebak Asih beserta perangkat desa, Babinsa, dan Trantib Curugbitung.

Kedatangan sosok perempuan dermawan yang dikenal dekat dengan masyarakat ini disambut penuh antusias oleh warga Lebak Pinang. Sejak pagi, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga kaum ibu telah berkumpul untuk menyapa langsung Hj. Nila Mulyadi Jayabaya.

Dengan hadirnya bantuan sumur bor di tanah wakaf masjid, diharapkan krisis air bersih yang sempat melanda Kampung Lebak Pinang dapat segera teratasi. Kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari maupun sarana bersuci di masjid kini dapat terpenuhi dengan baik. (Yanto-CNC)