LEBAK, CNC MEDIA – Asisten Lapangan (Aslap) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Primaland Peduli Umat memastikan program Makanan Bergizi (MBG) berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar gizi. Hal ini disampaikan di SPPG Primaland Peduli Umat, Jalan Raya Rangkasbitung–Cipanas Km 12, Desa Pajagan, Sajira, Kabupaten Lebak, pada Kamis (30/4/2026).
Kohar, selaku Aslap SPPG, menjelaskan bahwa koordinasi produksi dan distribusi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga pengemasan. “Kami juga melakukan pengecekan kualitas bahan baku untuk memastikan standar gizi terpenuhi sebelum dimasak, serta menjalin komunikasi dengan pihak sekolah penerima manfaat guna memonitor penerimaan makanan,” ungkapnya.
Selain itu, Kohar menambahkan bahwa laporan jumlah produksi dan distribusi MBG dilakukan secara rutin, dengan koordinasi bersama relawan dapur (tim persiapan, masak, dan kebersihan). “Kami bekerja sama dengan ahli gizi, akuntan, dan kepala dapur di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) agar makanan tersaji tepat waktu dan bergizi,” jelasnya.
Distribusi MBG
SPPG Yayasan Primaland Peduli Umat memiliki dua unit mobil operasional yang siap mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah dan kelompok B3 (Bumil, Busui, Balita) di Kecamatan Sajira.
Sekolah penerima manfaat antara lain SDN 1 Ciuyah, SDN 2 Ciuyah, SDN 3 Ciuyah, SDN 2 Pajagan, serta SMPN 2 SAJIRA. Total distribusi mencapai 2.535 paket MBG untuk siswa sekolah dan 465 paket untuk kelompok B3.
“Alhamdulillah, pengiriman MBG ke sekolah maupun B3 berjalan lancar. Yayasan Primaland Peduli Umat berkomitmen memastikan MBG aman, tepat waktu, dan bergizi,” ujar Kohar.
Apresiasi dan Harapan
Ketua SPPG Yayasan Primaland Peduli Umat, Farhan, menuturkan bahwa tenaga kerja terdiri dari 1 Aslap, 46 karyawan, 1 Ketua SPPG, 1 akuntan, dan 1 ahli gizi. “Kedisiplinan menjadi hal utama, setiap karyawan wajib masuk kerja tepat waktu. Menu MBG setiap hari mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan kelompok B3, bahkan sering diminta tambahan. Hal ini menandakan MBG memenuhi standar gizi,” terangnya.
Farhan berharap program MBG dapat menjadi tulang punggung peningkatan gizi anak bangsa, menekan angka stunting, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Sajira, Danu Nugraha, menyampaikan apresiasi atas pengiriman MBG yang selalu tepat waktu dengan menu bergizi. “Kami sangat terbantu dengan program ini,” tutupnya. (Yanto-CNC)















