LEBAK, CNC MEDIA – Miris! Plafon ruang Kantor Kepala Sekolah dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Al-Miftahudin, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, terpaksa disangga dengan tiang kayu untuk menahan beban bagian atas. Kondisi ini sudah berlangsung hampir satu tahun tanpa adanya renovasi. Rabu (8/4/2026).
Kondisi tersebut jelas membutuhkan perhatian serius dari Kementerian Agama (Kemenag) agar jaringan renovasi dapat segera terealisasi demi kelancaran proses pendidikan.
Laporan dan Harapan Pihak Sekolah
Agus, Kepala Sekolah MA Yayasan Al-Miftahudin, menjelaskan bahwa setiap tahun pihaknya selalu melaporkan dan mengajukan kebutuhan sarana prasarana melalui jalur resmi di lingkungan Kemenag, baik tingkat kabupaten maupun pusat.
Namun, hingga kini pengajuan tersebut tidak pernah masuk dalam jaringan realisasi.
“Plafon bagian atas sudah rapuh, genting pun melengkung. Ruangan kantor ini terpaksa kami sangga dengan tiang kayu agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Tiang ini sudah hampir satu tahun, dan kami khawatir tidak kuat lagi menahan beban,” ungkap Agus.
Agus menambahkan, meski kondisi ruang kantor memprihatinkan, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan. Bahkan pada Maret 2026, siswa kelas XII telah melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan ujian akhir.
“Demi kenyamanan proses belajar, kami berharap pemerintah melalui sarpras Kemenag segera menjaring dan merealisasikan renovasi, khususnya untuk ruang kantor guru,” tuturnya.
Tanggapan Kemenag Lebak
Sementara itu, Kasi Penma Kemenag Lebak, Selamet, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan. Ia berjanji akan segera melakukan pengecekan langsung ke MA Yayasan Al-Miftahudin di Kecamatan Curugbitung.
“Terima kasih atas informasinya, kami akan segera melakukan kroscek,” pungkasnya. (Yanto-CNC)















