SERANG, CNC MEDIA – Warga Kecamatan Carenang dan Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, mengaku resah dengan keberadaan sekelompok orang tak dikenal yang diduga mata elang (Matel), pada Rabu (21/5/2025).
Para pelaku yang sering disebut Matel ini terpantau mengendarai motor Scoopy hijau dan Genio merah, berboncengan menggunakan helm, serta mengutak-atik handphone yang diduga membuka aplikasi untuk mencari nomor polisi kendaraan roda dua yang melintas di Jalan Raya Carenang-Binuang. Mereka terlihat mondar-mandir, bahkan sesekali menghentikan kendaraan di jalan tersebut.
Warga Setempat Merasa Resah dan Khawatir
Rohman, warga setempat, saat dikonfirmasi mengaku risih dengan keberadaan kelompok tersebut, terutama karena kawasan tersebut dipadati anak-anak sekolah.
“Kami sangat risih karena bukan kali ini saja mereka mondar-mandir di kampung kami. Saya khawatir anak sekolah menjadi korban, karena di sekitar sini banyak anak-anak sekolah,” ujar Rohman.
Imbauan Aktivis: Waspada terhadap Oknum yang Mengatasnamakan Leasing
Di sisi lain, Adit, seorang aktivis di Binuang, mengimbau agar warga tetap berhati-hati dan waspada, karena kelompok tersebut bisa saja bukan debt collector resmi, melainkan oknum yang mengatasnamakan petugas leasing atau debt collector.
“Saya ingatkan warga agar berhati-hati. Jangan langsung percaya, karena bisa saja mereka bukan debt collector resmi, melainkan oknum yang memanfaatkan situasi. Apalagi, saat ini aparat kepolisian tengah gencar memberantas premanisme,” terang Adit.
Adit juga menyarankan warga yang mengalami keterlambatan angsuran kredit kendaraan agar langsung berkomunikasi dengan pihak leasing.
“Jika ada keterlambatan pembayaran kredit motor atau mobil, segera lakukan komunikasi dengan pihak leasing. Jangan sembarangan menyerahkan kendaraan kepada orang yang mengaku sebagai petugas leasing atau debt collector,” tutupnya.
Warga Diminta Segera Melapor Jika Menemukan Aktivitas Mencurigakan
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada kepolisian terdekat jika menemukan aktivitas mencurigakan, demi menghindari potensi tindak kejahatan. (Day-CNC)















