Ketua LSM GEMPUR Korwil Bogor, H. Bahrudin, mengungkapkan keprihatinannya atas kebijakan penutupan pertambangan di wilayah Bogor. Menurutnya, kebijakan ini tidak mempertimbangkan dampak yang akan dirasakan oleh ribuan bahkan puluhan ribu rakyat yang bergantung pada pertambangan sebagai sumber nafkah.
Kritik Terhadap Kebijakan
H. Bahrudin menyatakan bahwa kebijakan penutupan pertambangan ini perlu dilihat dari berbagai sudut pandang, tidak hanya dari satu sisi saja. Ia menekankan bahwa kebijakan ini harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang akan dirasakan oleh masyarakat.
Tanggung Jawab Pemerintah
H. Bahrudin juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus bertanggung jawab atas kebijakan yang diambil, terutama jika kebijakan tersebut dapat menyebabkan kesulitan bagi rakyatnya. Ia berharap bahwa pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan penutupan pertambangan ini dan mencari solusi yang lebih baik untuk masyarakat.
Suara Rakyat
Pernyataan H. Bahrudin ini merupakan suara rakyat yang berharap bahwa kebijakan pemerintah dapat lebih berpihak pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat lebih bijak dalam mengambil kebijakan yang berdampak pada kehidupan rakyatnya. (I. AngFaris)














