LEBAK, CNC MEDIA – Peristiwa memilukan terjadi pada Sabtu (4/01/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Kampung Cibunar, Desa Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Sebuah rumah milik Sarip, warga RT 007/003, roboh akibat konstruksi bangunan yang rapuh, terutama pada bagian kayu penyangga.
Kondisi tersebut diperparah oleh angin kencang dan curah hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjarsari sejak pagi hari.
Rumah sederhana tersebut dihuni oleh satu keluarga, yakni Sarip bersama istri dan tiga anaknya yang masih kecil.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh penghuni rumah kini kehilangan tempat tinggal yang layak.
Sarip, yang sehari-hari bekerja serabutan tanpa penghasilan tetap, mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa keluarganya.
Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk memperbaiki rumahnya yang roboh.
“Saya sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah ini. Penghasilan saya tidak menentu, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya anak-anak saja sering tidak cukup,” ujar Sarip dengan nada penuh harap. Selasa (13/1/2026).
Kejadian ini menambah daftar warga yang terdampak cuaca ekstrem di wilayah Lebak. Musim penghujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang kerap menimbulkan kerusakan pada rumah-rumah warga, terutama yang memiliki konstruksi rapuh.
Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan memberikan bantuan darurat serta solusi jangka panjang bagi warga terdampak. (Kozel-CNC)















