Kritisi Kualitas Jalan Bang Andra, Gerakan 9 Bersama AMPP Layangkan Surat Audiensi ke Gubernur Banten

📝 Aksi lanjutan Gerakan 9 bersama AMPP mengkritisi program Jalan Bang Andra, yang menurutnya program bagus namun buruk pelaksanaannya

Lebak, CNC – Gerakan 9 bersama Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) setelah melakukan aksi unjuk rasa terkait kualitas program Jalan Bang Andra di Lebak Selatan beberapa waktu lalu di depan kantor Kecamatan Malingping, akan melanjutkan dengan melayangkan surat audiensi kepada Gubernur Banten.

Gerakan 9 bersama AMPP memilih melanjutkan audiensi kepada Gubernur Banten sebelum melakukan aksi unjuk rasa di KP3B serang.

“Kami dari Gerakan 9 bersama AMPP sepakat akan audiensi dulu dengan Gubernur Banten menyampaikan kritik di forum dengan argumentasi, fakta dan data terkait kualitas buruk program Jalan Bang Andra baik TA 2025 maupun TA 2026. Jika tidak merespon dan tidak berani audiensi, opsi nya ya kami sepakati untuk aksi unjuk rasa di KP3B,” ujar Hendrik Arizky, presidium Gerakan 9, Selasa 8 September 2026.

Senentara itu, AMPP pun meminta semua pihak terkait agar hadir pada saat audiensi, yang menurutnya agar jelas tidak ada saling lempar tanggung jawab.

“Pada saat audiensi kita minta pihak-pihak terkait dalam program Jalan Bang Andra seperti Kepala Dinas PUPR bersama PPK dan PPTK, Kontraktor dan suplier dihadirkan. Hal ini agar tidak terjadi saling tuding lempar tanggung jawab berdasarkan kewenangan dan pelaksanaannya. Kami juga minta DPRD komisi IV, BPK RI perwakilan Provinsi Banten dan Inspektorat Banten turut hadir,” ungkap Otoy dan Asep Sudjana dari AMPP.

Sebelumnya, diketahui Gerakan 9 dan AMPP melaksanakan aksi unjuk rasa di alun-alun Malingping mengkritisi kualitas program Jalan Bang Andra di Lebak Selatan yang diduga tidak sesuai spesifikasi kontrak dan menjadi temuan BPK RI pada uji petik 13 paket.