LEBAK  

Kasus Dugaan Fitnah Wartawan, Kabid SD Disdik Lebak Akan Panggil Yayasan Insan Karima

Kadis Dindik Lebak (baju batik merah) bersama FWS

LEBAK, CNC MEDIA – Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Hadi, berjanji akan memanggil pihak Yayasan Insan Karima terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap jurnalis yang sempat viral di sejumlah media online.

Dugaan tersebut mencuat setelah Yayasan Insan Karima, yang bergerak di bidang pendidikan, dituding menuduh wartawan meminta imbalan atau ganti rugi sebesar Rp20 juta. Tuduhan itu memicu keberatan dari para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Solid (FWS).

Menindaklanjuti hal tersebut, FWS yang dipimpin Ketua Umum Aji Rosyad bersama Sekretaris Jenderal dan sejumlah anggota mendatangi ruang kerja Kabid SD Disdik Lebak pada Kamis (15/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Aji Rosyad menyampaikan keberatan resmi atas sikap Yayasan Insan Karima yang dinilai telah memfitnah wartawan. Ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengambil langkah tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap dinas terkait tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas. Tuduhan tersebut telah mencederai profesi wartawan,” tegas Aji.

Aji menambahkan, apabila persoalan ini tidak segera ditangani sesuai regulasi, FWS Kabupaten Lebak tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum.

“Masalah ini sudah menyentuh ranah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kami juga sudah berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Dalam waktu dekat, FWS akan melayangkan laporan dugaan (Lapdu) ke Polres Lebak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid SD Disdik Lebak, Hadi, menegaskan pihaknya akan bersikap objektif dengan mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak.

“Saya memahami keberatan rekan-rekan media. Namun, saya juga harus konsekuen menerima masukan dari semua pihak,” ujarnya.

Hadi meminta awak media bersabar dan memberi waktu kepada Dinas Pendidikan untuk memanggil Yayasan Insan Karima guna dimintai klarifikasi.

“Insya Allah minggu depan saya akan memanggil pihak yayasan dan berupaya mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi terbaik,” tutupnya. (Yanto-CNC)