banner 728x250

Hibah Air Minum Pedesaan Desa Karangpamidangan Tahun 2021 Menuai Masalah

  • Bagikan
banner 468x60

LEBAK, CNC MEDIA,- Hibah Air Minum Pedesaan (HAMP) yang dibangun di Desa Karangpamidangan Kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak, provinsi Banten menuai kritikan dari sebagian masyarakat kampung Cikarang, pasalnya ialah memprotes kebijakan ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dianggap memasang pipa tidak tepat sasaran.

Menurut keterangan salahsatu warga yang enggan disebut namanya, Kamis (23/09/2021) dia menjelaskan bahwa dia jelas terdaftar sebagai penerima manfaat dengan dibuktikan dengan stiker yang menempel di kaca rumahnya, namun entah kenapa yang dipasang justru malah orang lain yang tidak terdaftar.

banner 336x280

“Aneh saya,saya kan terdaftar sebagai manfaat tapi tidak dipasang, malah orang lain yang dipasang” ujarnya.

Sementara ketua KKM Usma saat ditemui CNC MEDIA menerangkan bahwa dia terjebak dalam program ini, dia menjelaskan bahwa didalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), tertera paket Saluran Rumah (SR) sebanyak 62 paket namun anehnya di nota pembayaran justru ada 65 paket dengan harga per paket mencapai Rp 900.000 yang jauh lebih tinggi dengan harga pasaran.

Baca juga :  Polsek Malingping Polres Lebak bersama Puskesmas Cipeundeuy Kembali Gelar Vaksinasi Massal

“Saya beli pipa sekitar 1500 M, karena kalau tidak, maka target 65 paket SR tidak akan terpasang dengan pipa yang tercantum di RAB, dan kalau saya paksakan memasang semuanya sesuai yang terdaftar dari awal yang jaraknya relatif lebih jauh, sekarang aja sesudah melebihi dari RAB. Mau jual apa saya buat nombokinya,” ujar Usma.

“Selain itu juga saya harus beli penampung air, semen, pasir, batu seplit, kWh dan yang lainya yang semuanya itu tidak ada di RAB, yang harus menghabiskan uang tidak sedikit” tambah Usma lagi.

Jenis pekerjaan semacam itu seharusnya di RAB mencantumkan item material yang dibutuhkan sehingga pada saat pengerjaan program tersebut KKM tidak kelabakan dalam mengerjakan program, contoh pada jenis perpipaan di RAB hanya 351 M untuk pipa HDPE 1″ dan pipa HDPE ½” 281 M, sedangkan paktanya mencapai 1500 Meter untuk pipa 1″.

Sementara Sdr Komar selaku pendamping saat di konfirmasi pihak media melalui pesan WhatsApp nya tidak merespon dengan baik, seakan tidak peduli dengan permasalahan yang mencuat di masyarakat dan dialami oleh KSM selaku pelaksana pekerjaan.
(AN-CNC)

Baca juga :  Antisipasi Musim Kemarau Desa Cipeundeuy Bangun Sumur Bor

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *