BANTEN  

Febi Pirmansyah Minta Kasus Pungli Desil Dinsos Dikawal Semua Pihak

Lebak, CNC – Aktivis kemanusiaan sekaligus tokoh pemuda Lebak Selatan, M. Febi Pirmansyah, meminta seluruh pihak untuk tetap fokus mengawal dugaan pungutan liar (pungli) terkait proses penurunan desil bantuan sosial yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Dinas Sosial Kabupaten Lebak.

Menurut Febi, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah tegas dari pihak terkait terhadap oknum yang diduga melakukan pungli kepada masyarakat. Padahal persoalan tersebut telah menimbulkan keresahan, terlebih karena menyangkut hak masyarakat kecil yang sangat membutuhkan bantuan sosial.

“Kasus ini harus dikawal sampai tuntas. Jangan sampai persoalan ini tenggelam begitu saja tanpa ada kejelasan. Sampai hari ini kita juga belum melihat adanya sanksi tegas terhadap oknum yang diduga melakukan pungli kepada masyarakat,” ujar Febi, Jumat 13 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa praktik pungutan liar terhadap warga, apalagi dalam proses yang berkaitan dengan bantuan sosial, merupakan tindakan yang sangat tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, jika terbukti bersalah maka oknum tersebut harus diberhentikan agar tidak merusak kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.

“Tidak boleh ada toleransi. Kalau memang terbukti melakukan pungli kepada masyarakat, oknum tersebut harus diberhentikan. Ini menyangkut hak masyarakat kecil yang seharusnya dilayani dengan baik, bukan malah dimanfaatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Febi juga menyoroti munculnya sejumlah isu lain setelah dugaan pungli tersebut mencuat ke publik. Ia menilai jika dikaitkan dengan rangkaian kejadian yang ada, munculnya isu-isu tersebut patut dicermati karena berpotensi menjadi upaya pengalihan perhatian dari persoalan utama.

“Dalam beberapa hari terakhir muncul beberapa isu lain. Kalau kita cermati dalam rentetan kejadian ini, menurut keyakinan saya ada pola yang mengarah pada upaya pengalihan isu. Hal seperti ini tentu sangat tidak sehat bagi proses penegakan keadilan,” katanya.

Febi bahkan menegaskan, apabila benar ada pihak atau oknum yang secara sengaja membuat pola pengalihan isu untuk menutupi persoalan pungli tersebut, maka tindakan itu merupakan perbuatan yang sangat mencoreng nilai-nilai kemanusiaan.

“Kalau benar ada oknum yang mencoba membuat pola pengalihan isu untuk menutup persoalan ini, menurut saya itu adalah perbuatan yang sangat mencoreng nilai-nilai kemanusiaan. Karena yang menjadi korban adalah masyarakat kecil yang seharusnya dilindungi,” ujarnya.

Karena itu, Febi menegaskan dirinya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, aktivis, tokoh pemuda hingga media untuk bersama-sama fokus mengawasi proses penanganan kasus dugaan pungli tersebut agar berjalan transparan dan tidak berhenti di tengah jalan.

“Saya akan mengawal persoalan ini sampai tuntas. Saya juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap fokus mengawal kasus ini agar tidak ada yang bermain-main dengan hak masyarakat,” pungkasnya.