LEBAK, CNC MEDIA – Peristiwa tragis menimpa seorang tukang gali sumur bernama Mohamad Deni (37), warga Kampung Cikadu, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Ia tertimbun material saat memperbaiki sumur tua, Minggu (11/10/2026). Setelah proses evakuasi panjang selama kurang lebih 14 jam, korban akhirnya berhasil diangkat dalam keadaan meninggal dunia.
Awalnya, warga sekitar berusaha melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya. Namun, karena kondisi semakin berbahaya, tim Basarnas turun tangan melanjutkan proses penyelamatan.
Raeza dari Tim Basarnas, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung penuh tantangan. “Kurang lebih kita membutuhkan waktu 12 jam setengah. Evakuasi dimulai pukul 10.00 pagi hingga 10.30 malam. Kendala utama adalah dinding sumur yang rapuh dan mudah longsor kembali, serta potensi gas beracun di dalam ruang terbatas. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, tertimbun material, dan diangkat menggunakan sistem lifting,” ungkapnya.
Mewakili keluarga korban, Ketua RT setempat menyampaikan rasa terima kasih kepada Basarnas dan seluruh pihak yang telah membantu evakuasi.
Sekretaris Desa Cipeundeuy, Tomi Hardiwijaya, juga menegaskan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Kami berterima kasih kepada Basarnas, Muspika Kecamatan Malingping, terutama Kapolsek Malingping, atas kerja keras dan bantuan dalam proses evakuasi ini,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko pekerjaan di ruang terbatas dan perlunya peralatan serta prosedur keselamatan yang memadai. (Red-CNC)
















