LEBAK, CNC MEDIA – Hancurnya rumah tangga DW, Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Anten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, dengan istrinya PS, warga Kampung Sawah Desa Gunung Anten, diduga dipicu oleh kehadiran seorang wanita berinisial FFR. Pasangan DW dan PS diketahui telah dikaruniai tiga anak sebelum rumah tangga mereka retak.
Menurut hasil penelusuran tim Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP), FFR disebut-sebut telah berpindah kerja ke Bank BUMD milik Pemerintah Daerah Provinsi Banten, Cabang Rangkasbitung. Sebelumnya, FFR diketahui bekerja sebagai staf di Bank BUMD milik Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Cabang Rangkasbitung.
“Kami baru saja mendapatkan kabar bahwa FFR, wanita yang diduga menjadi pihak ketiga dalam rumah tangga DW dan PS, kini bekerja di Bank BUMD milik Pemprov Banten Cabang Rangkasbitung,” ujar Eli Sahroni, paman PS, dalam rilisnya kepada media di Rangkasbitung. Selasa (20/10/2026).
Desakan Pemeriksaan Etik
Eli Sahroni menegaskan, jika benar FFR bekerja di Bank BUMD milik Pemprov Banten, maka pihak manajemen harus segera melakukan pemeriksaan etik terhadap yang bersangkutan.
“Kami akan bersurat ke manajemen BB Cabang Rangkasbitung untuk memastikan keberadaan FFR. Jika terbukti, maka komisi etik manajemen BB harus segera memeriksa yang bersangkutan,” tegasnya.
Ketua Umum DPP BBP, King Badak, menambahkan pihaknya memberikan waktu tujuh hari kerja sejak berita ini dipublikasikan kepada manajemen BB Cabang Rangkasbitung untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Jika benar FFR bekerja di BB, maka harus segera dilakukan pemecatan karena telah melakukan perbuatan yang melanggar kode etik pegawai perbankan milik BUMD Pemprov Banten,” jelas King Badak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Bank BUMD Banten Cabang Rangkasbitung belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk asas keberimbangan dan hak jawab. (Red-CNC)
















