LEBAK, CNC MEDIA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjarsari sejak Minggu malam (11/1/2026) mengakibatkan banjir di tiga kampung: Peujeuh, Ciruji, dan Cicadas, Desa Ciruji, Kabupaten Lebak-Banten. Tingginya debit air membuat akses masuk ke kampung tersebut terputus pada Senin (12/1/2026).
Menurut laporan warga, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa, bahkan di beberapa titik lebih dalam. Kondisi ini melumpuhkan aktivitas masyarakat dan membuat jalur transportasi tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Pj Kepala Desa Ciruji, Aan Setiawan, S.Sos, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya.
“Kami dari pemerintah desa bersama aparat terkait terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga. Saat ini akses ke tiga kampung tersebut memang terputus karena banjir cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak memaksakan diri melintasi genangan, dan segera melaporkan jika ada kebutuhan mendesak atau kondisi darurat. Pemerintah desa akan berupaya menyalurkan bantuan serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kabupaten untuk penanganan lebih lanjut.”
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah Kampung Ciruji, KH Busrol Karim, turut menyampaikan kepeduliannya terhadap kondisi warga yang terdampak.
“Kami sangat prihatin atas musibah banjir yang menimpa masyarakat Ciruji dan sekitarnya. Pondok pesantren siap membantu semampunya. Kami berharap semua pihak dapat bergotong royong menghadapi situasi ini, dan semoga banjir segera surut sehingga aktivitas warga bisa kembali normal.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun sejumlah rumah warga terendam dan aktivitas ekonomi terhenti. Aparat desa bersama BPBD Kecamatan Banjarsari, Babinsa Koramil 0312/Banjarsari dan Bhabinkamtibmas Polsek Banjarsari tengah menyiapkan langkah evakuasi bila kondisi air terus meningkat dan mengimbau warga untuk tetap siaga dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. (Red-CNC)















