LEBAK, CNC MEDIA – Pemerintah Desa Cipeundeuy membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Sekretaris Desa, Tomi Hardiwijaya, sebelumnya telah bersilaturahmi dengan tokoh agama, masyarakat, dan pemuda, serta menghadiri pengajian malam Senin di Kp. Cikadu.
Dalam kesempatan itu, ia diberikan sambutan menyampaikan penjelasan terbuka sekaligus permohonan maaf. Namun, ada satu orang warga menilai penjelasan belum cukup sehingga aspirasi tetap akan disampaikan.
Pada Senin (9/2/2026), pemerintah desa menyiapkan kursi untuk menampung aspirasi, dan sudah banyak yang telah menduduki kursi tersebut. Akan tetapi salah satu aktor penggagas menyuruh keluar dari aula untuk berdiri berpanas panasan, kegiatan berubah menjadi unjuk rasa.
Ketua RT Cikadu, Holil, bersama Ketua Pemuda, Ali, menyebut kehadiran warga sebagian besar dilandasi keterpaksaan. Banyak warga masih awam dan mengeluhkan kewajiban hadir di kantor desa.
Dan akhirnya orang yang telah ikut menyampaikan aspirasi tersebut menyesali atas perlakuannya. Dan memohon maaf sebesar besarnya kepada Pemerintahan Desa Cipeundeuy.
Adapun masyarakat Kp. Cilajim Menolak untuk datang ke Kantor Desa Cipeundeuy karena sudah cukup jelas di musyawarah.

Semoga ini menjadikan pelajaran bagi kami khususnya warga kp. Cikadu dan semuanya. Mudah mudahan ada hikmahnya dibalik kejadian kemarin. (Red-CNC)















