LEBAK  

Tragedi Ambruknya Dinding Sumur di Kp. Cikadu, Seorang Pekerja Tertimbun, Evakuasi Basarnas Masih Berlangsung

LEBAK, CNC MEDIA – Seorang tukang gali sumur, Muhammad Deni (37), warga Kampung Cikadu RT/RW 010/003 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, menjadi korban tertimbun material saat memperbaiki sumur tua sedalam 12 meter, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban masuk ke dalam sumur dengan membawa senter untuk memeriksa kondisi dinding bata merah. Tak lama berselang, dinding sumur ambruk bersama tanah galian, menimpa tubuh korban dengan runtuhan material setinggi kurang lebih 4 meter.

Saksi mata, Kasam, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung tiba-tiba. “Tidak ada tanda-tanda, pas tengah berdiri langsung ambruk. Setelah kami mengangkat material yang menimpa, bisa diperkirakan material yang menimpa sekitar satu meter lagi,” ungkapnya.

Dua saudara korban, Kasam dan Jakri, bersama warga sekitar berusaha melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Namun, kondisi tanah yang labil membuat upaya pengangkatan material sulit dilakukan. Diameter sumur yang hanya sekitar satu meter semakin menyulitkan proses penyelamatan.

Tim gabungan Basarnas Lebak–Pandeglang, petugas pemadam kebakaran (Damkar), kepolisian, serta masyarakat masih melakukan evakuasi hingga lebih dari delapan jam. Proses pengangkatan korban dari dalam sumur tua tersebut masih berlangsung.

Diketahui, korban meninggalkan tiga orang anak. Anak pertama duduk di bangku SMP, anak kedua bersekolah di SD, sementara anak bungsu berusia 5 tahun. (Red-CNC)