BANTEN  

Pengerjaan Jembatan Bojot-Cemplang Jawilan diduga molor ,Proyek Rp 570 Juta Baru Dimulai,

SERANG, CNC MEDIA – Kondisi Jembatan ruas jalan Bojot-Cemplang di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, kini memprihatinkan. Jembatan penghubung antar desa tersebut putus total, sementara proyek rehabilitasi senilai Rp570,4 juta baru memasuki tahap awal.

Pantauan CNC MEDIA OFFICIAL, Rabu (24/9/2026), jembatan beton tampak terbelah dan ambles di bagian tengah. Warga terpaksa menggunakan jembatan darurat dari bambu dan kayu di sisi jembatan lama. Kendaraan roda dua pun harus ekstra hati-hati saat melintas.

Berdasarkan papan proyek Dinas PUPR Kabupaten Serang Bidang Bina Marga, kontrak rehabilitasi Jembatan Bojot-Cemplang ditandatangani pada 27 Juli 2026 dengan nilai Rp570.452.907,36. Pelaksana proyek adalah PT Banten Saka Jaya Perkasa dengan masa pengerjaan 120 hari kalender.

Namun, meski kontrak sudah berjalan hampir 60 hari, di lapangan baru terlihat pemasangan tiang pancang darurat dan pembongkaran sisa jembatan lama. Pengecoran struktur baru belum dilakukan.

Warga sekitar berharap proyek segera dipercepat mengingat jembatan tersebut merupakan akses vital bagi pertanian dan ekonomi masyarakat Jawilan. Mereka juga meminta kontraktor memperhatikan keselamatan, karena jembatan darurat bambu sangat rawan, terutama saat hujan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana PT Banten Saka Jaya Perkasa maupun konsultan supervisi CV Pradipta Karya Utama belum dapat dikonfirmasi. CNC MEDIA OFFICIAL masih berupaya menghubungi Dinas PUPR Kabupaten Serang.