LEBAK, CNC MEDIA – Infrastruktur jalan yang memadai kini bukan lagi sekadar impian bagi warga Desa Cidadap, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak. Proyek pembangunan jalan rabat beton yang membentang di Desa Cidadap akhirnya rampung 100 persen dan sudah mulai dimanfaatkan masyarakat. Selesainya proyek ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa setempat. Senin (22/6/2026).
Sekretaris Desa (Sekdes) Cidadap, Abdul Syukur, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, tim pelaksana, hingga warga yang ikut bergotong royong.
“Kami atas nama pemerintah desa dan mewakili seluruh masyarakat sangat bersyukur atas selesainya betonisasi ini. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian warga. Kalau dulu jalannya rusak dan becek saat hujan, sekarang Alhamdulillah sudah mulus dan nyaman dilalui,” ujar Abdul Syukur di kantornya.
Dampak Positif Pembangunan
Sekdes menegaskan bahwa pembangunan ini membawa dampak signifikan bagi mobilitas warga, baik di bidang ekonomi maupun pendidikan. Tahun 2026, Desa Cidadap telah merealisasikan dua titik pembangunan, yakni:
– Jalan betonisasi sepanjang 300 meter yang bersumber dari Dana Desa/APBD 2026.
– Jalan hotmix yang bersumber dari APBDes.
Beberapa manfaat yang langsung dirasakan masyarakat antara lain:
– Kelancaran ekonomi: Petani kini lebih mudah dan cepat mengangkut hasil panen ke pasar, sehingga memangkas biaya transportasi.
– Akses pendidikan dan kesehatan: Anak-anak sekolah dan warga yang ingin berobat tidak lagi terkendala jalan rusak.
– Ketahanan jalan: Material beton dinilai tepat karena lebih kuat dibanding pengaspalan biasa, terutama menghadapi cuaca ekstrem.
Sekdes Abdul Syukur mengajak warga untuk merawat jalan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa membangun fasilitas umum itu penting, namun merawatnya jauh lebih krusial agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Fasilitasnya sudah bagus, jadi mari kita jaga bersama. Kami mengimbau warga untuk memperhatikan tonase kendaraan yang lewat agar jalan beton ini tidak cepat rusak. Kalau bukan kita, siapa lagi yang merawat,” pungkasnya. (Yanto-CNC)















