LEBAK  

Tolak Atlet PPLPD Kabupaten, Atlet Kelas 6 SD dan Kelas 3 SMP Ikut O2SN Tingkat Kabupaten Lebak 2025

LEBAK, CNC MEDIA – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025 di Kabupaten Lebak mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Koordinator Cabang Olahraga (Cabor) dan akademisi. Salah satu sorotan utama adalah dugaan perubahan aturan yang mempengaruhi persyaratan peserta. Jumat (2/5/2025).

Dalam Pedoman O2SN jenjang SD/MI Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2025, terdapat poin yang menimbulkan polemik, terutama terkait keikutsertaan siswa kelas 6 SD dan kelas 3 SMP, serta peserta dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) tingkat Kabupaten.

Aturan yang Disorot oleh Akademisi

Bung Yos, seorang akademisi, menyoroti dugaan penyimpangan aturan dalam penyelenggaraan O2SN 2025 Kabupaten Lebak. Ia merujuk pada Bab III Norma dan Ketentuan Penyelenggaraan, khususnya pada poin (d) dan (g).

“Pada poin (d) dijelaskan bahwa cabang lomba dan nomor lomba yang tidak berjenjang ke tingkat nasional boleh diikuti oleh kelas 6 SD. Sedangkan pada poin (g), peserta yang masuk program PPLPD tingkat Kabupaten diperkenankan mengikuti lomba sebagai peserta,” jelas Bung Yos. Jumat (2/5/2025).

Ia menilai bahwa kehadiran siswa kelas 6 SD/MI hingga kelas 3 SMP dalam kompetisi justru merugikan atlet kelas 3, 4, dan 5 SD, yang seharusnya mendapatkan kesempatan lebih besar.

“Hadirnya PPLPD di ajang ini tentu akan menguntungkan pihak tertentu. Kebijakan seperti ini belum pernah diterapkan di tahun-tahun sebelumnya dalam O2SN tingkat Kabupaten,” tegasnya.

Desakan untuk Revisi Pedoman O2SN 2025

Bung Yos meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak serta Kabid Pendidikan yang mengurusi O2SN agar mengkaji ulang pedoman pelaksanaan kompetisi tahun ini.

“Ada banyak masukan dari para Koordinator Cabor di wilayah Lebak Selatan yang merasa dirugikan oleh kebijakan ini. Mereka menolak keikutsertaan atlet PPLPD Kabupaten, kelas 6 SD, dan kelas 3 SMP dalam O2SN tingkat Kabupaten Tahun 2025,” ungkapnya.

Ia berharap agar kompetisi ini dapat berjalan lebih baik dan benar-benar melahirkan atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Lebak.

Harapan agar Sejalan dengan Visi-Misi Bupati Lebak

“Kebijakan yang ada harus sejalan dengan Visi-Misi Bupati Lebak yang mengusung Lebak Ruhay, salah satunya melalui misi unggul, yaitu mendorong upaya maksimal dalam semua bidang, termasuk di ajang O2SN,” pungkas Bung Yos. (Red-CNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *