SERANG, CNC MEDIA — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten pada Jumat (22/8/2025).
Aksi tersebut menyoroti dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025. GAMMA menuntut transparansi dan akuntabilitas atas pelaksanaan program tersebut, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak.
Dalam aksi tersebut, massa sempat ditemui oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dindikbud Banten, Rahmat, yang menerima langsung lembar tuntutan dari perwakilan mahasiswa.
“Terkait temuan serta tuntutan GAMMA, Dindikbud Banten akan segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan KCD Lebak serta Inspektorat,” ujar Rahmat di hadapan massa aksi.
Namun, Ketua Umum GAMMA, Ahmad Hudori, menyayangkan absennya Plt Kepala Dindikbud Banten dalam aksi tersebut.
“Patut disayangkan Plt Dindikbud Banten tidak turun menemui massa aksi. Justru Kabid GTK yang tidak memahami secara teknis Program Bantuan Revitalisasi TA 2025 yang menemui kami,” ungkap Hudori.
Ia menegaskan bahwa GAMMA akan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.
“Ini bukan isu, melainkan fakta hasil kajian lapangan. Kami siap mempertanggungjawabkan tuntutan kami. GAMMA akan kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II hingga tuntutan atas dugaan penyimpangan Program Revitalisasi TA 2025 dipenuhi,” tegasnya.
Dalam rilis resmi tuntutan yang disampaikan kepada Dindikbud Banten, GAMMA menuntut:
1. Sanksi Tegas terhadap SMA dan SMK penerima bantuan Revitalisasi TA 2025 di Kabupaten Lebak yang terbukti melakukan pelanggaran. Bentuk sanksi meliputi pengembalian dana, pencabutan hak penerima bantuan, serta pembongkaran pekerjaan atau item yang tidak sesuai dengan pedoman juklak-juknis, spesifikasi teknis, dan RAB.
2. Evaluasi dan Pemecatan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Banten Wilayah Lebak oleh Plt Kepala Dindikbud Banten. (Jae-CNC)















