Viral Video Kaca Rumah dan Kaca Mobil Siaga Kades Sukamanah Dihancurkan Seseorang

Lebak, CNC – Video penghancuran Kaca Rumah dan mobil siaga Kepala Desa Sukamanah Kecamatan Malingping, Lebak Banten viral di medsos, Minggu 29 Maret 2026.

Video berdurasi sekitar 40 detik tersebut, memperlihatkan kaca rumah Kades Sukamanah beserta mobil siaga Desa Sukamanah nampak hancur berkeping-keping.

Kades Sukamanah, Alek ketika ditemui di kediamannya, menceritakan kronologis kejadian yang menurutnya sangat merugikan baik secara materiil maupun imateril.

“Kejadian pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, ketika saya keluar rumah yang belakang, ada seseorang berinisial HR yang memegang pacul dan mencoba menyerang saya. Lalu saya merampas pacul tersebut dan mengamankan pelaku. Saya sendiri baru bangun tidur, dan tidak tahu posisi kaca mobil dan kaca rumah sudah dihancurkan. Kemudian warga mulai berdatangan lalu sebagian menghakimi pelaku,” ujarnya.

Kades Alek pun menuturkan, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan, kini sudah diamankan di mapolsek Malingping.

“Ya yang saya tahu pelaku memang dikenal alami gangguan jiwa, kadang normal kadang ga, apa ya namanya, edan eling kayaknya. Pihak keluarga pelaku sudah ada yang datang kesini dan mengaku tidak terima karena korban mengalami luka-luka. Ya kata saya itu hak nya jika memang mau mengambil langkah hukum, tapi tolong dipikirkan dulu, karena bisa berakibat panjang urusannya. Kami sendiri bukan hanya mengalami kerugian materil, namun moral juga, apalagi di saat seperti ini. Selain itu keluarga kami juga alami ketakutan, bahkan ketika kejadian sampai pingsan,” terangnya.

Terpisah, sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Malingping terkait hal tersebut. Informasi yang diterima, baik keluarga korban maupun pelaku, belum ada yang melapor kejadian tersebut secara resmi.

Sebelumnya, viral kejadian pengrusakan rumah dan mobil siaga Kades Sukamanah ini di medsos. Karena belum diketahui motif pelaku, sehingga banyak publik yang mengaitkan insiden tersebut dengan pantai Bagedur. Lalu diketahui  pelaku yang juga warga Sukamanah dikuatkan oleh warga sekitar, diduga memang mengalami gangguan kejiwaan. Keluarga pelaku pun masih belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini