KOLASE Klarifikasi Isu Beredar Tendesius Terhadap Batching Plant PT. BBS Cihara

📝 KOLASE dan IMC siap aksi ke batching plant manapun jika melanggar peraturan dan perundang-undangan

Lebak, CNC – Koalisi Lebak Selatan (KOLASE) mengklarifikasi beberapa isu tendesius yang beredar karena menyikapi menuntut penutupan dan pembongkaran batching plant PT. BBS di Kecamatan Cihara, Selasa 16 Desember 2025.

Beberapa isu tersebut diantaranya ialah, KOLASE ada keterkaitan dengan pihak ketiga yang mempunyai kepentingan, dibiayai oleh pihak luar, ada unsur kepentingan persaingan usaha batching plant dan sejumlah isu lainnya.

“Menyikapi isu-isu yang beredar yang negatif terhadap pergerakan kami kepada batching plant PT. BBS, kita KOLASE dan IMC tidak ada sedikitpun seperti yang dituduhkan, ini murni pergerakan kami hasil kajian. Jika memang ada batching plant lainnya yang manapun itu, kalau masyarakat ada keluhan dan melanggar peraturan perundang-undangan, kami akan melakukan aksi yang sama. Silahkan laporkan dan adukan ke kami batching plant mana yang melanggar aturan,” ujar pria yang akrab disapa Otoy, dari KOLASE.

Hal inipun dikuatkan oleh Apih Asep dari KOLASE unsur LSM Harimau. Pergerakan aksi unjuk rasa dan sebelumnya audiensi, tidak ada kaitan dengan pihak manapun.

“Pergerakan kami dari audiensi dengan Satpol PP sampai aksi, kami biayai sendiri dengan solidaritas dan kekompakan semua rekan lembaga yang tergabung. Tidak ada itu dibiayai oleh pihak lain terutama dengan alasan persaingan usaha, kalau ada yang bilang demikian, silahkan buktikan dengan data dan fakta. Pergerakan kemarin itu biaya kami sendiri semua rekan kelembagaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendrik dari CC Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) mengatakan pihaknya bergabung dengan KOLASE dengan alasan kemurnian dan kajian pergerakan.

“Kita bergabung dalam pergerakan audiensi dan demonstrasi kemarin karena KOLASE mempunyai hasil kajian, data dan fakta. Bukan tuduhan atau fitnah belaka, karena ini murni pergerakan positif di Lebak, tentunya kami siap ikut bergabung. Kami juga tidak sembarang ikut aksi bersama lembaga lain,” paparnya.

KOLASE dan IMC pun meminta Satpol PP Kabupaten Lebak sidak dan menindak seluruh batching plant yang ada di Kabupaten Lebak.