LEBAK, CNC – Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Gunung Gede, Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak, kian memprihatinkan. Fasilitas kesehatan yang berdiri sejak puluhan tahun lalu itu tidak pernah tersentuh perbaikan atau rehabilitasi selama kurang lebih 25 tahun, sehingga rusak parah.
Informasi yang berhasil dihimpun, dugaan pembiaran ini terjadi karena status kepemilikan tanah bangunan Pustu masih belum jelas. Situasi tersebut diduga menjadi alasan pemerintah maupun dinas terkait enggan melakukan perbaikan.
Pustu merupakan fasilitas kesehatan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Desa Gunung Gede. Hasil penelusuran di lokasi menunjukkan, kondisi bangunan Pustu dalam keadaan rusak parah dan sangat tidak layak untuk kegiatan pelayanan kesehatan.
Seorang petugas medis yang sudah mengabdi selama 25 tahun di Pustu tersebut membenarkan bahwa permohonan rehabilitasi sudah berkali-kali diajukan namun tidak pernah ada hasil.
“Sejak saya bertugas di sini sudah 25 tahun, pengajuan rehabilitasi sudah beberapa kali kami sampaikan. Bahkan pernah diberitakan di media nasional seperti Trans 7 Indonesia Ku. Tapi sampai sekarang tidak ada hasil, tidak ada tindak lanjut dari pemerintah setempat maupun dinas terkait. Alasan mereka selalu karena status tanah yang tidak jelas,” ungkapnya, yang minta tidak disebutkan namanya.
Warga setempat juga menyatakan hal serupa. Mereka menyebutkan bahwa sejak awal berdiri hingga tahun 2025, Pustu tersebut tidak pernah mendapatkan perbaikan sedikit pun.
“Kami bingung kenapa tidak pernah diperbaiki. Padahal ini satu-satunya fasilitas kesehatan yang kami punya. Kalau harus ke Puskesmas terdekat di PKM Cisih, jaraknya kurang lebih 35 kilometer,” ujar salah satu warga yang juga meminta namanya tidak disebutkan.
Selain jauhnya jarak menuju Puskesmas, kondisi geografis dan akses jalan desa yang masih rusak semakin memperburuk keadaan. Sekitar 50 persen jalan penghubung Desa Gunung Gede – Desa Cibarengkok disebut memerlukan perbaikan karena rusak.
Saat musim hujan, akses jalan bahkan menjadi sangat sulit dilalui. Akibatnya, sebagian besar warga hanya bisa mengandalkan bidan desa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya dinas kesehatan, segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi Pustu Desa Gunung Gede. Warga menilai keberadaan fasilitas kesehatan yang layak sangat menentukan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.















