Pegiat Sosial Kemasyarakatan Soroti Proyek Penggalian Kabel PLN yang Diduga Tidak Memperhatikan Keselamatan Kerja

Lebak, CNC – Pegiat Sosial Kemasyarakatan dari Lebak Selatan mengungkapkan keprihatinannya terkait proyek penggalian kabel listrik milik PLN di wilayah Kadu Jajar Kecamatan Malingping, Lebak Banten.

Momon Supriadi, menilai bahwa pengerjaan galian PLN yang dilakukan saat ini diduga kurang memperhatikan aspek keselamatan kerja bagi para pekerja, pada Jum’at, 8 Agustus 2025.

Saat melakukan pengamatan langsung di lokasi proyek, Pegiat Kemasyarakatan menemukan bahwa para pekerja tampak tidak terlindungi dengan lengkap, seperti tidak menggunakaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, dan prosedur keselamatan kerja yang bersifat penting sepertinya diabaikan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan risiko kecelakaan kerja yang bisa saja terjadi kapan saja.

“Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur. Kami mendesak pihak terkait, dalam hal ini PLN dan kontraktor pelaksana, untuk segera melakukan evaluasi dan memastikan prosedur keselamatan terpenuhi demi melindungi nyawa dan kesehatan pekerja,” ujar Momon Supriadi.

Momon pun mengungkapkan ketidaklengkapan APD dan perangkat kerja pekerja galian PLN.

“Iya rompi dan helm pakai, tapi sepatu boots dan sarung tangan saya lihat tidak memakai. Kotak P3K tidak terlihat.” Ungkap Momon.

“Iya ini pak, tidak ada sarung tangan, tangan pun terasa perih,” ujar pekerja yang minta disembunyikan namanya.

Selain itu, Momon juga mempertanyakan rambu-rambu dan papan informasi pekerjaan galian PLN tersebut.

“Rambu-rambu kami lihat ada walaupun tidak maksimal, namun papan informasi tidak terlihat. Harusnya ada, agar masyarakat mengetahui kegiatan apa dan anggarannya berapa serta siapa pelaksananya. Karena selain pemerintah, BUMN pun harus memperhatikan transparansi,” tambahnya.

Momon berharap pihak PLN dapat meningkatkan pengawasan agar standar keselamatan kerja di lapangan selalu dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, demi mencegah kejadian yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Semoga dengan adanya perhatian dan evaluasi, proyek penggalian kabel PLN dapat berjalan aman dan sesuai dengan standar keselamatan kerja yang berlaku.

Saat di Konfirmasi melalui WhatsApp messenger, pihak PLN ULP Malingping membenarkan adanya pekerjaan galian kabel.

“PT. Dwi Elsa, tapi kalau terkait anggaran kita tidak hafal karena kontraknya dengan PLN UP3 Banten Selatan,” singkatnya.