LEBAK  

Warga Leuwi Kaung Tambal Jalan Berlubang di Ir. H. Juanda Usai Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas

LEBAK, CNC MEDIA – Sejumlah warga Kampung Leuwi Kaung, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, secara swadaya menambal jalan berlubang di ruas Jalan Ir. H. Juanda, pada Minggu (25/5/2025).

Aksi tersebut dilakukan menyusul terjadinya kecelakaan lalu lintas pada Sabtu malam, yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan sebuah mobil yang tengah parkir.

Inisiatif Warga untuk Mencegah Kecelakaan Serupa

Menanggapi kejadian tersebut, tokoh masyarakat H. Edi Murpik, bersama para pemuda dan pengurus RT, langsung bergerak melakukan kerja bakti keesokan harinya.

Mereka bergotong royong menambal lubang di jalan menggunakan campuran semen dan kerikil, agar tidak kembali memicu kecelakaan serupa.

“Ini murni inisiatif warga karena kami sudah cukup khawatir. Lubang-lubang di jalan ini sudah lama dibiarkan. Kecelakaan semalam membuat warga semakin peduli,” ujar H. Edi Murpik.

Kronologi Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang

Menurut Ketua RT 01, Heri, insiden kecelakaan pada Sabtu malam terjadi menjelang waktu salat Isya.

Seorang pengendara sepeda motor yang datang dari arah Jalan Balong Rancalentah melaju cukup kencang karena kondisi jalan menanjak. Saat mencoba menghindari lubang yang cukup dalam di tengah jalan, pengendara kehilangan kendali dan menabrak mobil yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.

“Motor datang dari bawah dengan kecepatan cukup tinggi karena jalan menanjak. Saat berusaha menghindari lubang, justru menabrak mobil. Untungnya, pengendara hanya terjatuh dan tidak mengalami luka serius. Setelah itu, dia masih bisa melanjutkan perjalanan. Namun, bagian pintu mobil penyok akibat tabrakan,” ujar Heri saat ditemui di lokasi.

Keluhan Warga terhadap Kondisi Jalan yang Sudah Lama Rusak

Kondisi Jalan Ir. H. Juanda, mulai dari Sentral/Balong Rancalentah hingga ke ujung pertigaan rel kereta api (Pasir BPM), sudah lama dikeluhkan warga.

Sebagai salah satu jalan protokol di pusat Kota Rangkasbitung, jalan ini sudah rusak dan berlubang di banyak titik sejak akhir 2024. Tidak hanya Jalan Ir. H. Juanda, sejumlah jalan utama lain di kota ini pun mengalami kondisi serupa.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak telah melakukan penambalan sementara di beberapa titik dengan paving block, namun langkah tersebut dinilai warga belum cukup efektif, dan belum menyentuh seluruh titik yang rusak.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak ini, sebelum lebih banyak lagi korban kecelakaan berjatuhan,” ujar Heri dalam kegiatan kerja bakti.

Harapan Warga untuk Perbaikan Jalan Secara Menyeluruh

Dengan adanya aksi swadaya warga, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera bertindak, agar perbaikan jalan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya penambalan sementara. (Red-CNC)