CERPEN  

“Recehan Bagi Si Kaya, Berkah Bagi Si Miskin”

Penulis:
I.Angfaris..

RUya adalah seorang pemuda yang hidup dalam kemewahan. Ia tidak pernah memikirkan tentang kesulitan hidup yang dialami oleh orang lain. Suatu hari, ia berbicara dengan temannya tentang uang yang dianggapnya recehan.

“Uang segitu cuma recehan, gays,” kata RUya dengan santainya. “Bagi saya, uang segitu mudah didapatkan.”

Temannya, seorang buruh cuci, hanya bisa tersenyum pahit mendengar kata-kata RUya. Ia tahu bahwa uang yang dianggap recehan oleh RUya adalah hasil jerih payah yang tidak mudah diperoleh.

“Bagi kami, uang segitu tidaklah mudah didapatkan,” kata temannya dengan suara lirih. “Kami harus bekerja keras setiap hari untuk mendapatkan uang yang cukup untuk makan.”

RUya tidak mengerti tentang kesulitan hidup yang dialami oleh temannya. Ia tidak pernah memikirkan tentang buruh cuci, buruh gosok, buruh bangunan, buruh ladang, dan buruh ternak yang harus bekerja keras setiap hari untuk mendapatkan uang yang cukup untuk hidup.

“Kami harus kembang kempis mendapatkan jerih payah,” kata temannya dengan suara yang penuh kesedihan. “Uang yang kamu anggap recehan adalah berkah bagi kami.”

RUya mulai menyadari bahwa uang yang dianggapnya recehan sebenarnya adalah hasil jerih payah yang tidak mudah diperoleh oleh orang lain. Ia mulai memahami tentang kesulitan hidup yang dialami oleh orang lain dan berusaha untuk lebih bersyukur atas apa yang ia miliki.

Semoga dari hari itu, RUya mulai berubah. Ia menjadi lebih peduli dengan orang lain dan berusaha untuk membantu mereka yang membutuhkan. Ia menyadari bahwa uang bukanlah segalanya, tetapi jerih payah dan kesabaran adalah kunci untuk mencapai kesuksesan.

Dengan demikian, RUya belajar bahwa uang yang dianggap recehan oleh orang kaya dapat menjadi berkah bagi orang miskin yang bekerja keras untuk mendapatkan uang tersebut. Ia juga belajar bahwa kesabaran dan jerih payah adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.

Cerita ini adalah fiksi belaka, kesamaan, nama dan tempat merupakan suatu kebtulan saja.

Semoga pena ini bisa bermanfaat untuk kesejukan umat dalam bermasyarakat.