Muncul Ploting Anggaran Bankeu Provinsi Banten Rp 20 Juta Untuk Sarjana Desa, Mekanismenya Dipertanyakan

LEBAK, CNC MEDIA – Bantuan Keuangan Provinsi Banten untuk desa di Kabupaten Lebak muncul Ploting Anggaran untuk sarjana desa sebesar 20 juta rupiah pertahun. Namun mekanisme dan prosedural untuk sarjana desa tersebut dianggap belum jelas dan belum dipahami oleh sejumlah pihak desa, Kamis 23 Oktober 2025.

Hal ini terkuak dalam Musyawarah Desa untuk anggaran perubahan. Sejumlah BPD mempertanyakan bagaimana mekanisme bagi masyarakat yang ingin ikut serta dalam program tersebut.

“Kesatu kami pertanyakan mekanisme rekrutmen warga desa yang ingin jadi sarjana, apakah harus dari awal atau nol, atau bisa membiayai mahasiswa yang sudah berjalan. Kedua yang paling penting ialah, program ini berkelanjutan tidak, jangan sampai tahun ini ada ploting anggarannya, tapi tahun berikut tidak, tentunya nanti mahasiswa yang diharapkan menjadi sarjana desa tersebut akan menggantung terkatung-katung,” ujar salah satu BPD di Kecamatan Malingping Lebak Banten.

Para BPD di Kecamatan Malingping inipun meminta kejelasan dari Gubernur atau Pemprov Banten terkait program sarjana desa, agar kebijakan tersebut berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Kita ngerti beberapa hal seperti jurusan kuliah sudah ditentukan, universitas atau perguruan tingginya yang sudah bekerjasama. Namun beberapa hal mekanisme dan prosedural belum jelas, bahkan pihak desa sendiri tidak bisa menjawab, dikhawatirkan juknis untuk program tersebut belum tersampaikan,” tambah Ahmad Rifai, BPD Pagelaran.

Karena hal tersebut, Pemprov Banten diminta segera perjelas juknis mengenai program sarjana desa. Agar Desa dan masyarakat yang berminat tidak kebingungan bagaimana prosedurnya.