banner 728x250

Tiga Stasiun di Lebak Tak Layani Naik-turun Penumpang

  • Bagikan
banner 468x60

Lebak, CNC MEDIA.- Penghentian sementara layanan KRL Commuter Line ke tiga stasiun di Kabupaten Lebak menuai polemik. Bagaimana tidak, para karyawan asal Kabupaten Lebak yang bekerja di Ibukota Jakarta kelabakan lantaran tak bisa pergi bekerja.

“Kita di sini mau bekerja. Sehari-hari biasa pakai kereta dari Stasiun Rangkabitung, nah sekarang malah tak ada perjalanan kereta, ini gimana?,” kata Sri salah satu pekerja di DKI Jakarta saat ditemui awak media di Stasiun Rangkasbitung, Kamis, 6 Mei 2021.

banner 336x280

Menurut Sri, pihaknya keberatan jika harus menggunakan jasa layanan angkutan umum atau ojek untuk terlebih dahulu menuju stasiun Tigaraksa.

Diketahui, layanan naik turun penumpang hanya berlaku dari Tanah Abang-Tigaraksa.

“Kalau harus ke Tigaraksa (dari Rangkasbitung) saya tanya tukang ojek itu ongkosnya sekitar Rp75 – Rp100 ribu. Kita Keberatan,” tuturnya.

Sementara, Pepen pedagang baju di Jakarta asal Rangkasbitung juga mengaku kebingungan atas kebijakan penghentian layanan sementara KRL ke tiga stasiun di Lebak.

“Ya gimana lagi ini kan kebijakan Pemerintah. Kita warga hanya bisa pasrah aja,” kata Pepen.

Baca juga :  Ciptakan Herd Immunity, Polsek Leuwidamar Polres Lebak Gelar Vaksinasi Massal di Desa Cibungur

Dirinya berharap, pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan penghentian layanan KRL ini mengingat banyak warga yang masih harus beraktivitas dan bekerja diluar kota.

“Harapannya dikaji kembali, atau kebijakan yang meringankan para pekerja khususnya warga kecil,” harapnya.

Redaksi CNC MEDIA

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *