PENYALURAN BANSOS TAK TEPAT SASARAN, DPR MINTA RISMA VERIFIKASI KEMBALI DATA PENERIMANYA

JAKARTA, CNC MEDIA. – Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto meminta Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, untuk memverifikasi dan memvalidasi kembali data penerima bantuan sosial (bansos).

Yandri menilai penyaluran bansos itu tidak tepat sasaran disebabkan data yang yang digunakan tak valid.

“Ada orang yang berhak mendapatkan bansos, justru tidak mendapatkan. Tapi ada orang yang tidak berhak, justru mendapatkan,” terang Yandri, dalam rapat kerja Komisi VIII bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (24/5/2021).

Masih dalam soal serupa, Yandri juga meminta Risma klarifikasi soal 21 juta data ganda penerima bansos.

Apabila benar terjadi, lanjut Yandri, maka validasi data jumlah penduduk miskin dan penerima bansos perlu dirapikan.

Untuk diketahui, sebelumnya, Risma mengungkapkan 21 juta data ganda penerima bansos saat berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam membahas perkembangan mengenai data penerima bansos.
 
“Alhamdulillah sesuai janji saya bulan April, di mana kami bisa menyelesaikan untuk perbaikan datanya, dan hasilnya adalah seperti yang sudah saya sampaikan, ada 21 juta data itu ganda lalu kami tidurkan (cabut),” ungkap Risma dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga :  KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Suap Proyek Jalan

Selain itu, Yandri mengaku menemukan kasus anggota TNI Polri hingga anggota DPRD yang mendapatkan bansos. Sementara, lanjutnya, ada masyarakat miskin yang justru tidak mendapatkan bantuan.

Kata Yandri kasus itu diketahuinya saat kunjungan kerja Komisi VIII ke kantor Gubernur Banten.

“Ada juga masyarakat yang tercecer, yang harusnya mendapatkan bantuan, justru terabaikan,” kata Yandri.

“Maka dari itu, Komisi VIII membentuk Panitia Kerja (Panja) Verifikasi dan Validasi data,” tambahnya.

Redaksi CNC MEDIA

CNC MEDIA

Akurat dan terpercaya

One thought on “PENYALURAN BANSOS TAK TEPAT SASARAN, DPR MINTA RISMA VERIFIKASI KEMBALI DATA PENERIMANYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *